RADARMAGELANG.ID, Magelang - Terkait kejadian ambruknya Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa bangunan tersebut memang sudah tidak kuat.
“Bangunannya itu, informasi yang kita terima memang sudah lapuk atau rapuh. Sehingga kondisinya memang sedang tahap perbaikan bangunan,” jelas Luthfi saat mengunjungi Magelang, Senin (22/9/2025).
Selain itu, ia juga menyampaikan, untuk saat ini juga masih didalami oleh pihak kepolisian.
“Apakah di sana ada kelalaian atau sebagainya, tetapi prinsip ini kan suatu kecelakaan, sehingga kecelakaan penyebabnya apa kan perlu harus dilakukan penelitian.,” kata Luthfi.
Kejadian tersebut, lanjut Luthfi, bisa saja disebabkan kelalaian.
“Tetapi, kan tidak menimbulkan korban jiwa, tapi hanya luka. Dan sebentar lagi akan recovery hasil, akan kita lihat dari hasil penyelidikan dari kepolisian,” jelasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, atap teras Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes roboh saat tengah dilakukan perbaikan. Tiga pekerja mengalami luka karena tertimpa puing teras.
Ambruknya atap teras gedung ini bertepatan dengan kegiatan lomba layang-layang yang digelar Minggu (21/9/2025) siang pukul 11.30.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang yang sedang melakukan pekerjaan perbaikan tertimpa reruntuhan bangunan.
Proses evakuasi berjalan cukup lama karena bagian tangan korban terjepit puing -puing reruntuhan.
Selanjutnya, ketiga orang ini langsung dilarikan ke RSUD Brebes. (rfk)
Editor : H. Arif Riyanto