RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq meminta para petani kopi selalu menjaga kualitas. Karena saat ini komoditas kopi tengah mengalami kenaikan harga.
Bupati menuturkan harga kopi di tingkat petani saat ini cukup bagus. Kopi petik merah dari pohon berkisar Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram. "Harga jual kopi robusta tahun ini yang terbaik sepanjang sejarah kopi Temanggung, " ujarnya.
Kondisi harga kopi baik robusta maupun arabica dipengaruhi oleh kebutuhan kopi dunia meningkat. Maka mempengaruhi harga di tingkat petani. "Namun para petani harus menyertai momentum kenaikan harga dengan perbaikan di antaranya di bidang budidaya, pengolahan hasil, dan pemasaran,"katanya.
Pemerintah Kabupaten Temanggung akan terus mendorong petani kopi meningkatkan kualitasnya. Di antaranya dengan melakukan pembinaan kelompok tani dan pengolahan sesuai standar pengolahan baik nasional maupun internasional.
"Pemerintah juga akan berusaha membantu untuk memasarkan kopi khas Temanggung, " ungkapnya.
Sementara itu, Sarwadi petani kopi asal Desa Muncar, Gemawang, mengungkapkan harga jual kopi robusta tengah mengalami kenaikan yang signifikan.
"Untuk biji kopi robusta dengan kualitas asalan laku terjual Rp 43 ribu hingga Rp 44 ribu per kilogram. Sedangkan biji kopi petik merah Rp 55 ribu per kilogram,"jelasnya. Ia menyebutkan kopi ose dengan kualitas asalan dulunya hanya laku dijual Rp 22 ribu per kilogram. Sedangkan saat ini meningkat hingga 100 persen. (nun/lis)