Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Pendekatan Digital, Permadani Wonosobo Berhasil Rekrut Anggota Muda 150 Orang per Tahun

Sigit Rahmanto • Senin, 9 Maret 2026 | 12:25 WIB

Sejumlah tokoh mendapatkan penghargaan dari Permadani Wonosobo dalam Musda VI di aula kantor Arpusda, Minggu (8/3/2025).
Sejumlah tokoh mendapatkan penghargaan dari Permadani Wonosobo dalam Musda VI di aula kantor Arpusda, Minggu (8/3/2025).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo— Organisasi pelestari budaya Permadani Kabupaten Wonosobo menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Aula Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Wonosobo, Minggu (8/3/2026).

Agenda lima tahunan tersebut menjadi forum evaluasi kinerja sekaligus penentuan arah kebijakan organisasi untuk periode mendatang.

Ketua panitia Musda VI Permadani Wonosobo, Tolhah Mahsun menjelaskan, musyawarah ini digelar karena masa bakti kepengurusan 2021–2025 telah berakhir.

Melalui forum tersebut, organisasi melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan sekaligus merumuskan langkah strategis lima tahun ke depan.

Saat ini, kepengurusan demisioner dipimpin ketua F Soekaryono, dengan Indra Suryadi sebagai sekretaris dan Woro Ayu sebagai bendahara.

Dalam Musda VI ini, Permadani mengusung tema “Harmonisasi Budaya dan Teknologi, Revitalisasi Peran Permadani dalam Pelestarian Budaya yang Berkemajuan.”

Tema tersebut menekankan pentingnya adaptasi pelestarian budaya dengan perkembangan teknologi digital.

“Budaya tidak boleh kaku dan statis. Ia harus dinamis agar tetap relevan di mata generasi sekarang. Karena itu, kita perlu memanfaatkan ruang digital untuk mengenalkan tradisi, etika Jawa, dan nilai-nilai unggah-ungguh kepada masyarakat,” katanya.

Pendekatan digital dinilai efektif menjangkau generasi muda. Salah satu contohnya terlihat dari program pahargyan panotocoro lan pamedhar sabdo, yang menjadi kegiatan kaderisasi Permadani.

Jika pada periode 2005 hingga 2018 jumlah peserta hanya 30 hingga 50 orang per tahun, sejak memanfaatkan ruang digital pada 2019 jumlah peserta meningkat signifikan.

Pada 2019–2025, organisasi tersebut merekrut sekitar 643 anggota baru, dengan rata-rata lebih dari 150 orang setiap tahun.

“Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap budaya sebenarnya tinggi, hanya saja pendekatan penyampaiannya harus menyesuaikan perkembangan zaman,” ujarnya.

Melalui Musda ini, Permadani juga akan merumuskan sejumlah rekomendasi kebijakan terkait pelestarian budaya di Kabupaten Wonosobo.

Rekomendasi tersebut rencananya akan disampaikan kepada pemerintah daerah melalui sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

“Dari musyawarah ini diharapkan lahir pokok-pokok pikiran yang bisa menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pelestarian budaya lokal,” katanya. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#digital #Permadani Wonosobo #Musda #evaluasi kinerja