Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Musrenbang Perempuan, Komitmen Pemkab Wonosobo Libatkan Aspirasi Perempuan dalam Pembangunan

Sigit Rahmanto • Jumat, 16 Februari 2024 | 00:30 WIB
Wabup Muhammad Albar, Ketua Bappeda Supriyadi dan Kepala DPPKBPPPA  Dyah Retno Sulistiyowati dalam musrenbang perempuan di Pendopo Selatan, Kamis (16/2/2024).
Wabup Muhammad Albar, Ketua Bappeda Supriyadi dan Kepala DPPKBPPPA Dyah Retno Sulistiyowati dalam musrenbang perempuan di Pendopo Selatan, Kamis (16/2/2024).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkomitmen melibatkan perempuan dalam pembangunan.

Hal itu diimplementasikan melalui musrenbang perempuan yang diadakan Kamis (16/2/2024) di Pendopo Selatan.

“Pelibatan perempuan dalam perencanaan, formulasi, pelaksanaan, monitoring, hingga evaluasi kebijakan dan program pembangunan menjadi sebuah hal yang penting dan strategis,”papar Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar ketika membuka acara.

Menurutnya musrenbang perempuan dapat menjadi sarana yang efektif untuk mempertemukan perangkat daerah yang bersinggungan dengan isu-isu ketimpangan gender dengan perwakilan dari organisasi perempuan dan masyarakat.

Melalui momentum ini, Albar berharap pengarusutamaan gender di Kabupaten Wonosobo dapat semakin maju.

Sehingga hasil pembangunan dapat secara inklusif memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Wonosobo.

“Saya optimistis melalui musrenbang ini akan dihasilkan rumusan-rumusan strategis yang dapat dikembangkan menjadi program riil. Yang mampu mewadahi aspirasi perempuan serta menciptakan ruang aman, juga hasil pembangunan yang tepat guna dan tepat sasaran,” harap wabup.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Wonosobo, Dyah Retno Sulistiyowati.

Dijelaskan mengenai strategi kesetaraan gender dan inklusi sosial, serta capaian indeks pembangunan gender (IPG) Kabupaten Wonosobo tahun 2022.

IPG menurutnya mengukur keberhasilan pembangunan kesetaraan gender dalam hal kualitas hidup laki-laki dan perempuan dari dimensi kesehatan, pendidikan dan ekonomi, sebesar 92,65 atau peringkat 20 di Jawa Tengah

“Dan indeks pemberdayaan gender (IDG), sebagai ukuran keberhasilan pembangunan kesetaraan gender dalam sumbangan pendapatan perempuan, keterlibatan perempuan di parlemen, dan perempuan sebagai tenaga profesional, saat ini baru mencapai 49,19 atau terendah di Jawa Tengah,” paparnya.

 Lebih lanjut dijelaskan, kondisi di atas menggambarkan pengarusutamaan gender perlu terus ditingkatkan.

Mengingat perempuan memiliki potensi yang besar dalam memberikan sumbangsih terhadap pembangunan.

Kondisi ini tidak lepas dari terbatasnya peluang perempuan, yang bersumber dari nilai dan norma masyarakat, untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial, ekonomi, sosial budaya, pendidikan, kelembagaan, serta kegiatan lainnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Wonosobo, Supriyadi menggungkapkan, musrenbang perempuan akan memperkuat kapasitas perempuan dalam proses perencanaan pembangunan responsif gender dan inklusif.

Menampung aspirasi spesifik perempuan, anak dan isu inklusivitas. Memberikan akses dan peluang lebih kepada perempuan dan anak. Juga meningkatkan pencapaian kinerja pembangunan perspektif gender. Mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. (git/lis)

 

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar #libatkan perempuan dalam pembangunan #kepala DPPKBPPPA Wonosobo #Supriyadi #musrenbang perempuan