Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

39 Rumah di Temanggung Rusak Diterjang Angin Kencang

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 15 Oktober 2025 | 00:57 WIB
Warga Kelurahan Manding, Temanggung tengah memperbaiki rumah  yang tersapu angin kencang pada Senin petang (13/10/2025).
Warga Kelurahan Manding, Temanggung tengah memperbaiki rumah yang tersapu angin kencang pada Senin petang (13/10/2025).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Hujan deras disertai angin kencang pada Senin petang (13/10/2025), mengakibatkan 39 rumah warga di empat kecamatan di Kabupaten Temanggung rusak parah. Bahkan, sejumlah keluarga terpaksa mengungsi untuk keamanan.

Pj Sekda Temanggung, Ripto Susilo menjelaskan, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun, 8 KK harus mengungsi ke tempat saudaranya karena rumah rusak disapu angin.

"Tidak ada korban. Hanya saja delapan KK harus mengungsi karena rumahnya rusak," katanya usai meninjau lokasi musibah angin kencang di Kelurahan Manding, Kecamatan Temanggung, Selasa (14/10/2025).

Delapan rumah tersebut, lanjut Ripto-mengalami rusak berat pada bagian atapnya. Hal itu memungkinkan keluarga yang tinggal di rumah tersebut harus mengungsi.

"Jadi tidak mungkin mereka tinggal di situ, karena atapnya sudah bocor semua. Lalu ada yang gentingnya kabur, galvalumnya juga lepas. Sehingga, mereka harus mengungsi di tempat saudaranya," lanjutnya.

Adapun untuk 31 rumah lainnya, hanya mengalami kerusakan ringan. Hal tersebut sudah tertangani oleh petugas dari BPBD Temanggung dibantu warga untuk memperbaiki. 

Sementara untuk rumah yang mengalami rusak berat, langsung mendapat bantuan  berupa kayu, seng, besi dan semen.

"Ada 4 kecamatan yang terdampak musibah angin kencang kemarin itu. Lokasinya di Kecamatan Temanggung, Tembarak, Tlogomulyo dan Selopampang," jelas Ripto.

Ia mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan deras disertai angin kencang pada masa peralihan musim ini. Terlebih, musibah ini tidak terprediksi dan bisa datang sewaktu-waktu.

"Jadi memang musibah seperti ini tidak terprediksi. Kemarin sore itu cuacanya cerah dari pagi sampai sore, tahu-tahu langsung hujan disertai angin kencang.

Sehingga memang kepada masyarakat agar waspada dan siap siaga terhadap potensi musibah seperti ini. Kenali potensi, jangan panik dan menyelamatkan ke tempat yang lebih aman," tegas Ripto.

Sementara Kepala BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto menambahkan, angin kencang juga membuat sejumlah pohon tumbang. Hal tersebut sempat mengganggu aktivitas kendaraan di jalan raya.

 Baca Juga: Angin Kencang Landa Desa Krincing Secang Magelang, 65 Rumah Rusak, Tiga Roboh, Dua KK Terpaksa Mengungsi  

"Ada pohon tumbang juga di beberapa titik. Seperti di Jalan Raya Temanggung-Bulu, Jalan Kartini, dan lainnya. Tapi sudah tertangani oleh petugas BPBD dan petugas gabungan," tambahnya. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#ripto susilo #angin kencang #temanggung #rumah rusak