Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Dihantam Longsor, Tembok Rumah Warga Gemawang Kranggan Temanggung Jebol

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 22 Januari 2025 | 00:35 WIB
Warga Dusun Gemawang, Desa Sanggrahan, Kranggan, saat membersihkan material tanah longsor di rumah milik Saryadi.
Warga Dusun Gemawang, Desa Sanggrahan, Kranggan, saat membersihkan material tanah longsor di rumah milik Saryadi.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Nasib malang dialami Saryadi, warga Dusun Gemawang, Desa Sanggrahan, Kecamatan Kranggan.

Pria 40 tahun itu harus merelakan rumah yang baru dibangunnya rusak akibat dihantam longsor.

Saryadi menjelaskan, rumahnya yang rusak di bagian ruang tamu. Dinding tembok jebol dan tanah masuk ke rumah.

Itu terjadi karena tertimpa longsoran senderan talut setinggi 3 meter. Peristiwa terjadi pada Senin (20/1/2025) malam pukul 22.00.

"Kemarin hujan deras. Pas malam itu saya dengar suara seperti petasan. Setelah saya cek ternyata senderan talut longsor menimpa rumah saya," akunya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Selasa (21/1/2025).

Saat kejadian ia bersama istri dan anaknya sedang berada di rumah ibunya. Yakni di sisi kiri rumah miliknya yang tertimpa longsor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

"Rusaknya cukup parah. Padahal ini rumah bantuan pemerintah prorgam RTLH. Rencananya besok mau ditinjau, tetapi sudah terkena longsor dulu," katanya.

Musibah yang menimpa Saryadi membuat warga desa gotong-royong. Mereka kerja bakti membersihkan material tanah yang menutup rumah. Selain itu, menyingkirkan puing-puing bekas tembok yang roboh.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto menerangkan, akibat hujan deras pada Senin (20/1/2025) kemarin membuat sejumlah titik di Kabupaten Temanggung mengalami bencana. Yakni longsor dan banjir.

Seperti di Desa Getas Kecamatan Kaloran, Desa Sanggrahan-Kranggan, Desa Simpar-Tretep, hingga sejumlah titik banjir dan longsor di wilayah Kecamatan Bejen.

"Di Bejen ada sekitar 5 titik. Kami sudah memonitor melakukan asesmen dan mengirimkan bantuan ke wilayah terdampak," terangnya.

Totok mengimbau, agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati ketika beraktivitas saat musim hujan. Ia juga menyiagakan personel untuk tanggap dan siaga manakala terjadi bencana.

"Sehingga ketika bencana terjadi, BPBD langsung asesmen dan melakukan penanganan," tambahnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#kecamatan kranggan #longsor #Talut #BPBD kabupaten Temanggung #dinding jebol