Optimalkan Lahan Pertanian di Temanggung, Jaga Pasokan Beras Ramadan

RADARMAGELANG.ID, Temanggung – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung menargetkan luas tanam padi mencapai 8.000 hektare pada musim tanam ketiga (MT III) tahun ini.
Upaya ini untuk menjaga produksi beras daerah. Sekaligus mengantisipasi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri mendatang.
Kepala DKPPP Temanggung Joko Budi Nuryanto mengatakan, MT III menjadi salah satu periode tanam dengan cakupan lahan cukup besar di wilayah Temanggung. Luas tanam pada musim ini diperkirakan berkisar 6.000 hingga 8.000 hektare.
Untuk mencapai target tersebut, pihaknya mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang tersedia.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Perkuat Swasembada Pangan, Modernisasi Pertanian: dari Alsitan hingga Penggilingan Padi
Selain itu, dukungan penyediaan pupuk juga menjadi salah satu faktor penting. Sehingga, petani dapat menjalankan kegiatan tanam sesuai rencana.
”Di Kabupaten Temanggung, musim tanam ketiga ini memang biasanya paling besar. Hampir sekitar 6.000 sampai 8.000 hektare. Total perkiraan kami untuk semua penanaman padi berada di kisaran itu,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Selain mengoptimalkan lahan, Temanggung juga mendapatkan program pertanian modern atau advanced agricultural system dari Kementerian Pertanian. Program itu menyasar lahan seluas 2.400 hektare.
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan penyuluh pertanian untuk mendampingi penerapan sistem pertanian modern di tingkat petani.
“Harapannya, program ini bisa mendukung peningkatan luas tanam. Jadi sekaligus memperkuat produksi padi di Temanggung,” sambung Joko.


