Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Libur Long Weekend di Magelang, Angka Kunjungan Tinggi, Angka ke Wahana Rendah

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Sabtu, 14 Juni 2025 | 05:27 WIB

 

Angka kunjungan wisatawan di Ketep Pass selama long weekend tinggi, tapi angka kunjungan ke wahana anjlok. 
Angka kunjungan wisatawan di Ketep Pass selama long weekend tinggi, tapi angka kunjungan ke wahana anjlok. 

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Momen libur long weekend beberapa waktu lalu, menjadi momen bagi sejumlah destinasi wisata untuk meningkatkan angka kunjungan di lokasinya. 

Hal ini yang dilakukan oleh Destinasi Wisata Ketep Pass, Kabupaten Magelang.

Dalam libur long weekend terakhir, pada 6-9 Juni lalu, angka kunjungan di Ketep Pass mencatatkan peningkatan jumlah wisatawan selama libur Idul Adha 1446 Hijriah. 

Namun, hal tersebut tidak sejalan dengan minat wisatawan untuk menikmati wahana berbayar di lokasi wisata milik Pemerintah Kabupaten Magelang tersebut. 

Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Ketep Pass Edward Alfian mengatakan, angka kunjungan wisatawan di long weekend terakhir di angka ribuan.

Dengan rincian pada 6 Juni, sekitar angka 1.000-an, kemudian 7 Juni sekitar angka 1.000-an, dan 8 Juni sekitar angka 1.500 pengunjung. 

Ia juga menyampaikan, angka ini meningkat dibanding hari biasa, yang hanya sekitar 500 orang per hari, dan 1.000 orang saat akhir pekan di luar momentum libur nasional. 

Meski kunjungan secara umum mengalami peningkatan, seperti jelas Edward, kunjungan wisatawan pada 7 Juni itu di angka 1.500, tapi kunjungan di bioskop itu sekitar 150 dan di menara hanya sekitar 200 pengunjung. 

“Jadi berbeda dengan dulu itu, ketika angka kunjungan mencapai 1.500 wisatawan. Dan yang masuk menara maupun bioskop itu di angka 500 pengunjung. Artinya, memang saat ini daya beli masyarakat mulai menurun, dan mereka hanya wisata di tiket masuk saja,” ucapnya. 

Dua wahana tersebut, dikenal tarif Rp 10.000 per orang.

Pada libur Waisak Mei lalu bisa dikunjungi oleh sekitar 500 orang per hari, namun pada libur Idul Adha ini hanya dikunjungi 150–200 orang per hari. 

“Dilihat dari peminat wahana, akhir-akhir ini daya beli wisatawan mulai menurun,” ungkapnya. 

Edward mengatakan, dengan kondisi saat ini, pihaknya fokus dalam peningkatan promosi.

Kalau mau meningkatkan kualitas sarana prasarana, pihaknya terkendala dengan anggaran. 

“Mengingat DTW Ketep Pass ini merupakan milik pemerintah. Jadi kalau mau menambah fasilitas untuk saat ini, kita kesulitan di anggaran dan mengingat kondisi saat ini masih dalam efisiensi,” jelasnya. 

Akan tetapi, jika pemerintah sudah mau menggelontorkan anggaran.

Edward mengatakan, pihaknya akan fokus dalam mengupdate maupun upgrade fasilitas. 

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magelang Arif Rahman Hakim menyatakan, menurunnya angka wisatawan dalam menikmati wahana di DTW Kabupaten Magelang, hal ini dipengaruhi oleh lesunya daya beli masyarakat.

"Kondisi perekonomian sedang sulit. Kami pesimistis mencapai target (pendapatan) di akhir tahun nanti," ucap Arif.

Arif mencatat bahwa pendapatan Ketep Pass hingga April 2025 hanya mencapai sekitar Rp 58 juta, padahal pada periode yang sama di tahun sebelumnya bisa mencapai Rp 138 juta.

“‎‎Tentu ini banyak sekali faktornya, namun faktor utamanya itu memang kondisi perekonomian yang sedang sulit saat ini. Apakah karena efisiensi atau penyebab perekonomian lainnya itu sangat berdampak ke pariwisata,” ujarnya. (rfk/aro) 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Ketep Pass Magelang #long weekend