RADARMAGELANG.ID, Magelang–Kecelakaan maut terjadi di Jalan Bandongan-Kaliangkrik, Desa Kebonagung, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Selasa (12/11/2024) sekitar pukul 10.50.
Peristiwa itu melibatkan pengendara sepeda motor dan truk colt diesel.
Akibatnya, seorang tewas di lokasi kejadian.
Korban tewas seorang ibu muda bersama anaknya yang berhasil selamat.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Magelang menyebutkan, kecelakaan tersebut bermula saat sepeda motor Honda Vario nopol DN-3361-NM yang dikendarai korban K, 30, perempuan, warga Kaliangkrik, Kabupaten Magelang melaju dari arah utara (Tonoboyo) ke selatan (Beseran).
Saat itu, K memboncengkan anaknya, HW, 6.
Sampai di jalanan menurun, K bermaksud mendahului kendaraan lain yang tidak diketahui nopolnya dari sisi kanan.
Tanpa disadari korban, ia melebihi garis marka tidak terputus tanpa memastikan situasi arus lalu lintas dari arah berlawanan.
Nahas, di saat yang bersamaan melaju truk colt diesel bernopol AA-1490-TB dari arah berlawanan yang disopiri MR, 21, warga Kajoran, Kabupaten Magelang.
Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tak bisa dihindari.
Korban pun terpental bersama motornya.
Akibatnya, korban K tewas seketika di lokasi kejadian.
Ia mengalami luka terbuka pada bagian kepala dan patah di bagian kaki serta tangan.
Sedangkan anaknya, HW, mengalami luka memar pada mata kanan dan bagian kepala.
Dalam kondisi sadar, HW dilarikan ke RSUD Tidar Kota Magelang.
Aparat Satlantas Polres Magelang Kota yang menerima laporan kejadian itu, langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
“Dari analisa anggota kami, pengendara Honda Vario DN-3361-NM tersebut diduga saat mendahului tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas dari arah berlawanan dan melebihi garis marka tidak terputus,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Magelang Kota Ipda Beny Setyo Prawoto kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Hingga kemarin, kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Magelang Kota. Sopir truk colt diesel dan para saksi telah dimintai keterangan. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto