Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Terpeleset dari Kapal, Pengurus Kapal Tenggelam di Sungai Sambong Batang

Riyan Fadli • Kamis, 22 Januari 2026 | 16:18 WIB
Tim gabungan saat melakukan pencarian korban terpeleset dari kapal.
Tim gabungan saat melakukan pencarian korban terpeleset dari kapal.

RADARMAGELANG.ID, Batang– Wakil Bupati Batang, Suyono, meninjau langsung proses pencarian korban tenggelam akibat kecelakaan air di Muara Sungai Sambong, Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Kamis (22/1/2026).

Korban yang diduga seorang pengurus kapal dilaporkan hanyut setelah terpeleset saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (21/1/2026)sore.
 
Kasat Polairud Polres Batang, AKP Eko Nugroho menjelaskan, insiden bermula saat kondisi cuaca buruk melanda kawasan pelabuhan. Korban jatuh tepatnya di area bawah Jembatan Sigandu sekitar pukul 17.00 WIB.
 
“Korban diduga pengurus kapal. Saat itu kondisi hujan, korban terpeleset dari kapal dan jatuh ke sungai. Lokasi awal kejadian berada di bawah Jembatan Sigandu,” kata AKP Eko Nugroho.
 
Operasi pencarian di hari pertama sempat terkendala arus deras dan minimnya penerangan, sehingga tim gabungan terpaksa menghentikan penyisiran sementara waktu.
 
“Pada malam harinya tim dari BPBD dan Basarnas tiba untuk melakukan pemantauan arus sungai hingga ke area dermaga. Memasuki hari kedua, operasi pencarian kembali dilanjutkan sejak pukul 07.00 WIB dengan kondisi cuaca yang lebih mendukung,” jelasnya.
 
Area Pencarian Diperluas hingga Laut
Memasuki hari kedua, tim gabungan yang terdiri dari 50 personel (Satpolairud, Basarnas, BPBD, TNI AL, dan relawan) memperluas radius pencarian. Surutnya ketinggian air memudahkan tim menyisir dari Jembatan Sigandu, muara sungai, Dermaga TPI, hingga bibir pantai.
 
“Bahkan, tim juga menyiapkan skenario perluasan pencarian ke arah laut apabila korban belum ditemukan,” ungkap Eko.
 
Korban adalah Sugiarto, 54, warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Batang. Sementara itu, kedatangan Wakil Bupati Batang Suyono di lokasi bertujuan memberikan dukungan moril kepada tim SAR gabungan dan keluarga korban.
 
“Saya datang ke pelabuhan untuk melihat langsung teman-teman dari Polairud dan unsur SAR yang sedang melakukan pencarian orang hilang. Semoga korban bisa segera ditemukan agar keluarga tidak terus diliputi kekhawatiran,” jelas Suyono.
 
Suyono juga mengingatkan warga akan potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah Batang. Berdasarkan pantauan, meski genangan air akibat hujan lebat mulai surut, kewaspadaan tetap diperlukan.
 
“Cuaca saat ini sulit diprediksi. Belum tentu kondisi ekstrem ini sudah berakhir, sehingga masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati,” ungkapnya.
 
Selain memantau pencarian korban laka air, Suyono mengapresiasi respons cepat instansi terkait dalam menangani dampak cuaca ekstrem, termasuk distribusi logistik.
“Alhamdulillah, respons dari BPBD dan Dinsos sangat cepat. Kebutuhan makan warga bisa segera terpenuhi sejak kemarin,” tuturnya.
 
Ia menegaskan, Pemkab Batang terbuka memfasilitasi kebutuhan masyarakat pesisir maupun nelayan yang tidak dapat melaut akibat cuaca buruk.
 
“Jika ada pengajuan dari organisasi nelayan atau melalui Dinas Sosial, pemerintah daerah siap memfasilitasi sesuai kebutuhan,” tegasnya. (yan/aro)
 
 
Editor : H. Arif Riyanto
#terpeleset #tenggelam #kapal #Sungai Sambong Kidul #sungai sambong