RADARMAGELANG.ID, Ungaran –Warga Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang yang dikabarkan menghilang di Desa Samirono, Kecamatan Getasan telah ditemukan selamat.
Korban ditemukan berjarak enam kilometer dari motornya, tepatnya di Dusun Sokowolu, Desa Tajuk.
Kapolres Semarang, AKBP Achmad Oka Mahendra mengatakan, kendaraan korban ditemukan oleh warga Samirono, Jumat (24/2/2024).
Dan Sabtu (25/2/2024) petugas gabungan memulai pencarian.
"Alhamdulillah Purnomo Joko ditemukan dalam keadaan selamat, namun badannya lemas diduga yang bersangkutan tidak makan beberapa hari," terangnya.
Kapolsek Getasan AKP Ari Parwanto menjelaskan, pihaknya melakukan pencarian sejak Sabtu dan menyebarkan informasi ke warga Kecamatan Getasan.
Pada Senin (26/2/2024) sekitar pukul 07.30 WIB, warga Desa Tajuk memberikan informasi telah menemukan laki-laki tidak dikenal di kebun milik warga.
"Warga menemukan korban tengah duduk lemas di area perkebunan milik Marmin, warga Dusun Sokowolu. Dan penemuan tersebut berjarak enam kilometer dari lokasi sepeda motor milik korban," katanya.
Menanggapi laporan tersebut, personel Polsek Getasan langsung menuju ke lokasi yang diperoleh.
Dan sementara itu korban diamankan di salah satu rumah milik warga sekitar.
"Setelah itu, kami melakukan kroscek data orang tersebut dengan pelat kendaraan maupun keterangan keluarga di Kaliwungu," jelasnya.
Selanjutnya pihak Polsek Getasan berkoordinasi dengan Puskesmas Getasan membawa korban untuk mendapat perawatan.
Pasalnya, kondisinya lemah karena beberapa hari tidak makan dan hanya minum air dari aliran sungai.
Ari menyampaikan, berdasarkan keterangan dari korban, ia meninggalkan rumah sejak 15 Februari 2024.
Diduga korban melakukan hal tersebut karena banyak pikiran.
Kapolsek kembali menyampaikan fakta bahwa menurut keterangan korban (Purnomo Joko), pihaknya meninggalkan rumah sejak 15 Februari 2024 pada pagi hari.
Dan diduga korban melakukan niatnya pergi dari rumah karena banyak pikiran.
Ia melakukan setelah menjadi saksi Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 lalu.
"Korban tadi sudah kami serahkan ke pihak keluarga, selanjutnya dibawa keluarga ke RSUD Salatiga untuk mendapat perawatan," katanya. (nun/aro)
Editor : H. Arif Riyanto