Untidar Buka Perkuliahan di Wonosobo, Kampus Sementara di Gedung BLK 

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:25 WIB
Rektor Untidar Prof Dr Sugiyarto dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Wonosobo Albertus Didiek Wibawanto menunjukkan MoU.
Rektor Untidar Prof Dr Sugiyarto dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Wonosobo Albertus Didiek Wibawanto menunjukkan MoU.  

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – MoU tidak berhenti di atas kertas. Universitas Tidar (Untidar) dan Pemkab Wonosobo langsung tancap gas.

Perjanjian kerja sama teknis percepatan pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) resmi diteken di kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) Wonosobo.

Artinya, mimpi warga Wonosobo kuliah S1 negeri di kampung sendiri makin dekat. Tidak perlu lagi ngekos jauh ke Magelang.

Pemkab Wonosobo memberi karpet merah. Gedung BLK di Jalan Raya Wonosobo-Kertek, Capar, Ngadikusuman, Kertek, disulap menjadi kampus sementara. Ada delapan ruangan siap pakai untuk masa transisi lima tahun ke depan.

"Terdapat delapan ruangan yang dapat dimanfaatkan dalam masa transisi lima tahun ke depan. Semoga sebelum (kerja sama pemanfaatan gedung) berakhir, gedung kuliah di Wonosobo sudah selesai dibangun, jadi tidak perlu perpanjangan," tegas Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Wonosobo Albertus Didiek Wibawanto.

Lokasi BLK ini strategis. Sarana dan prasarana lengkap. Sangat mendukung perkuliahan.

Rektor Untidar Prof Dr Sugiyarto membocorkan dua prodi yang akan dibuka, yakni S1 Peternakan dan S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

“Rencana Untidar akan membuka dua prodi di sini (Wonosobo) yaitu S1 Peternakan dan S1 Pendidikan IPA. Namun untuk kepastiannya kami masih akan mengkaji lebih lanjut rencana ini,” ujar Prof Sugiyarto di sela peninjauan gedung BLK.

Ini baru permulaan. Rencana besarnya, Untidar akan membangun kampus permanen di lahan hibah Pemkab Wonosobo seluas 77.000 meter persegi di Desa Sidorejo, Kecamatan Selomerto. Lahan 7,7 hektare itu adalah jasa Pemkab Wonosobo saat penegerian Untidar dulu.

Kini, Untidar membalas dengan janji membangun.

"Pemkab Wonosobo turut berjasa dalam penegerian Untidar melalui hibah lahan, maka kami berkomitmen akan membangun gedung perkuliahan di lahan tersebut. Proses ini tentunya akan melalui proses pembahasan dan perencanaan terlebih dahulu," imbuh Rektor.

Tidak asal bangun. Dari lahan seluas itu, Untidar akan menyisakan 34.060 meter persegi sebagai ruang terbuka hijau privat, subzona Rimba Kota Wonosobo. Kampus hijau, bukan kampus beton.

Dengan skema ini, Wonosobo tidak hanya dapat gedung kuliah, tapi juga paru-paru kota baru. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
kertek universitas tidar wonosobo untidar balai latihan kerja