RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Jalan Parakan–Kertek kembali memakan korban kecelakaan lalu lintas.
Truk boks Hino bernopol B 9989 TXT bermuatan air mineral seberat 18 ton menyeruduk truk Mitsubishi Canter bernopol R 9662 AM di depan Kantor Pegadaian Kertek, Dusun Campursari, Kecamatan Kertek, Kamis (10/9/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi pukul 09.15 tersebut bermula saat truk boks Hino yang dikemudikan Ahmad Suhendar melaju dari arah Parakan menuju Kertek.
Melintasi jalur tengkorak yang didominasi turunan panjang, truk boks hijau itu diduga mengalami kegagalan sistem pengereman.
Jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi tak mampu mengendalikan laju kendaraan.Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Orang Tewas, Tiga Lainnya Luka-Luka
Truk Hino langsung menghantam bagian belakang truk Mitsubishi Canter muatan pakan ternak seberat 7 ton yang melaju searah di depannya.
Benturan keras tersebut menyebabkan truk Canter terguling di badan jalan, sementara truk Hino terus meluncur hingga akhirnya berhenti di jalur penyelamat pos polisi Kertek.
Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Muhammad Hazaquan mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Kerugian materiil dipastikan timbul akibat kerusakan fisik pada kedua armada.
"Hasil penelusuran petugas di TKP memastikan nihil korban jiwa. Dugaan sementara mengarah pada kondisi sistem pengereman truk boks hijau yang tidak berfungsi optimal saat melintasi jalan menurun," ujar AKP Muhammad Hazaquan di lokasi kejadian.
Saat ini unit Gakkum Satlantas Polres Wonosobo masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan meminta keterangan pengemudi serta sejumlah saksi di lokasi.
Kepolisian turut melayangkan imbauan tegas kepada para pengguna jalan.
Khususnya pengemudi kendaraan bermuatan berat, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kelaikan armada sebelum melintasi jalur rawan seperti Parakan–Kertek. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo