Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Orang Tewas, Tiga Lainnya Luka-Luka

Sigit Rahmanto • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 17:20 WIB
Proses evakuasi yang dilakukan oleh petugas dan relawan dari Basarnas kabupaten Wonosobo di jalur tengkorak, Kertek, Selasa (21/7/2026). (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Magelang)
Proses evakuasi yang dilakukan oleh petugas dan relawan dari Basarnas kabupaten Wonosobo di jalur tengkorak, Kertek, Selasa (21/7/2026). (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo— Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Wonosobo–Parakan, Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 04.00 subuh.

Peristiwa yang terjadi di kawasan yang dikenal sebagai jalur tengkorak ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya luka-luka.

Korban meninggal dunia adalah pengemudi truk tangki bernomor polisi H 9864 GA, Suroso, 67, warga Pedurungan, Kota Semarang. Sementara itu, tiga korban luka ringan dirawat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menjelaskan kecelakaan bermula ketika truk tangki yang meluncur dari arah Parakan menuju Wonosobo mengalami hilang kendali di jalan menurun.

Baca Juga: Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Kembali Memakan Korban, Tabrakan Karambol, 7 Orang Luka

"Kendaraan truk tangki melaju dari arah utara. Saat melintasi jalur menurun di Candiyasan, pengemudi diduga tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga menabrak kendaraan di depannya dan memicu kecelakaan beruntun," ujar kapolres di lokasi kejadian.

Setelah membentur truk Toyota Dyna (BD 8345 BL) yang dikemudikan Agung Riyanto, 27, laju truk tangki tak terhenti.

Kendaraan terus meluncur dan berturut-turut menghantam mobil Isuzu Traga (H 8522 CA) dan Honda Mobilio (G 1029 HB).

"Rangkaian benturan baru terhenti setelah truk tangki masuk ke dalam selokan di sisi jalan," imbuhnya.

Akibat benturan keras tersebut, Suroso menderita luka memar berat di bagian kepala dan meninggal dunia.

Adapun pengemudi Isuzu Traga, Suparman, 33, serta dua penumpang Honda Mobilio, Dina Ratih Pramesti Nur Aisya, 23 dan Mareta Rahma Karina Azzura, 20, mengalami luka memar di bagian kaki serta pinggang. Ketiganya berhasil dievakuasi dalam kondisi sadar. 

Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan seluruh barang bukti kendaraan, serta mencatat keterangan para saksi.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk senantiasa memeriksa kelayakan sistem pengereman sebelum melintasi rute menurun di wilayah Kertek. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
jalur tengkorak kertek jalan raya wonosobo-parakan satu orang tewas Kapolres Wonosobo AKBP M Kasim Akbar Bantilan kecelakaan