Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Baru Jalan 100 Meter dari Titik Keberangkatan, Bus Peziarah Wonosobo Terbakar

Sigit Rahmanto • Minggu, 21 Juni 2026 | 13:25 WIB
Bus pariwisata Putra Perdana terbakar ketika hendak berangkat mengangkut perziarah warga Selomerto, Wonosobo. (BPBD Wonosobo for Jawa Pos Radar Magelang)
Bus pariwisata Putra Perdana terbakar ketika hendak berangkat mengangkut perziarah warga Selomerto, Wonosobo. (BPBD Wonosobo for Jawa Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo  – Perjalanan ziarah puluhan warga Kecamatan Selomerto, Wonosobo menuju Jepara dan Kudus berubah menjadi kepanikan massal pada Sabtu malam (20/6/20262).

Bus pariwisata Putra Perdana yang mengangkut 51 penumpang hangus dilalap si jago merah saat baru melintas sekitar 100 meter. Beruntung, aksi cepat evakuasi membuat seluruh penumpang selamat dari maut.

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 20.40. Ironisnya, petaka datang hanya berselang beberapa menit setelah bus pariwisata tersebut bergerak dari titik keberangkatan di Pasar Selomerto. Baru melaju sekitar 100 meter, kobaran api tiba-tiba muncul dan langsung mengurung badan bus.

Sopir bus, Supriyadi, menceritakan peristiwa menegangkan itu terjadi saat situasi di dalam kabin awalnya landai. Namun, ketenangan itu mendadak pecah saat dirinya melihat percikan api kecil dari bagian atas bagian kabin mobil.

Baca Juga: Bus Trans Semarang Ludes Terbakar di Jalan Raya Manyaran - Gunungpati, Ini Penyebabnya

 "Awalnya ada percikan api sedikit. Tapi dalam hitungan detik, api tiba-tiba langsung membesar. Penumpang langsung panik dan semuanya berebut turun," kenangnya dengan wajah masih syok.

Melihat visual api yang cepat merembet, Supriyadi langsung menghentikan armada dan membuka pintu darurat. Prioritas utama adalah menyelamatkan seluruh penumpang yang didominasi jamaah ziarah tersebut. Supriyadi menduga kuat, korsleting pada sistem pendingin udara menjadi biang keladi petaka malam itu. "Diperkirakan korsleting di bagian AC," tambahnya.

Kobaran api yang membubung tinggi di jalur utama Wonosobo-Banjarnegara tersebut sempat membuat arus lalu lintas lumpuh total. Satu unit armada pemadam kebakaran dari BPBD Wonosobo langsung diterjunkan ke lokasi begitu mendapat laporan warga.

Kabid Damkar BPBD Wonosobo, Dwi Pamilu Saputra, membenarkan bahwa petugas harus berjibaku ekstra keras untuk menjinakkan api. Material bus yang mudah terbakar membuat sisa-sisa api sulit dipadamkan dengan cepat.

"Kebakaran cukup besar, sehingga penanganan di lapangan memakan waktu agak lama, sekitar satu jam," jelas Dwi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Dwi memastikan, mukjizat keselamatan menaungi seluruh manifest penumpang. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. "Alhamdulillah, nihil korban jiwa. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi sebelum api melumat habis bodi bus. Untuk kerugian materiil, saat ini tim kami masih melakukan asesmen," tegasnya.

Setelah api dipadamkan dan sisa puing dibersihkan, arus lalu lintas di jalan nasional Selomerto kembali berangsur normal.

Sementara itu, 51 penumpang yang telantar akhirnya bisa bernapas lega setelah pihak pengelola mendatangkan armada pengganti.

"Semua terkondisikan, penumpang langsung melanjutkan perjalanan menggunakan unit bus lain," kata Supriyadi.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, bangkai bus Putra Perdana yang sudah hangus gosong tersebut langsung dievakuasi oleh petugas. Armada dipindahkan ke kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Wonosobo di Mendolo untuk diperiksa secara teknis terkait penyebab pasti kebakaran. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#bus pezirah terbakar #pasar selomerto #korsleting listrik