Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baru Jalan 100 Meter dari Titik Keberangkatan, Bus Peziarah Wonosobo Terbakar

S
Penulis: Sigit Rahmanto❯
Bus pariwisata Putra Perdana terbakar ketika hendak berangkat mengangkut perziarah warga Selomerto, Wonosobo. (BPBD Wonosobo for Jawa Pos Radar Magelang)
Bus pariwisata Putra Perdana terbakar ketika hendak berangkat mengangkut perziarah warga Selomerto, Wonosobo. (BPBD Wonosobo for Jawa Pos Radar Magelang)

Advertisement

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo  – Perjalanan ziarah puluhan warga Kecamatan Selomerto, Wonosobo menuju Jepara dan Kudus berubah menjadi kepanikan massal pada Sabtu malam (20/6/20262).

Bus pariwisata Putra Perdana yang mengangkut 51 penumpang hangus dilalap si jago merah saat baru melintas sekitar 100 meter. Beruntung, aksi cepat evakuasi membuat seluruh penumpang selamat dari maut.

Advertisement

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 20.40. Ironisnya, petaka datang hanya berselang beberapa menit setelah bus pariwisata tersebut bergerak dari titik keberangkatan di Pasar Selomerto. Baru melaju sekitar 100 meter, kobaran api tiba-tiba muncul dan langsung mengurung badan bus.

Sopir bus, Supriyadi, menceritakan peristiwa menegangkan itu terjadi saat situasi di dalam kabin awalnya landai. Namun, ketenangan itu mendadak pecah saat dirinya melihat percikan api kecil dari bagian atas bagian kabin mobil.

Advertisement

 "Awalnya ada percikan api sedikit. Tapi dalam hitungan detik, api tiba-tiba langsung membesar. Penumpang langsung panik dan semuanya berebut turun," kenangnya dengan wajah masih syok.

Melihat visual api yang cepat merembet, Supriyadi langsung menghentikan armada dan membuka pintu darurat. Prioritas utama adalah menyelamatkan seluruh penumpang yang didominasi jamaah ziarah tersebut. Supriyadi menduga kuat, korsleting pada sistem pendingin udara menjadi biang keladi petaka malam itu. "Diperkirakan korsleting di bagian AC," tambahnya.

Kobaran api yang membubung tinggi di jalur utama Wonosobo-Banjarnegara tersebut sempat membuat arus lalu lintas lumpuh total. Satu unit armada pemadam kebakaran dari BPBD Wonosobo langsung diterjunkan ke lokasi begitu mendapat laporan warga.

Kabid Damkar BPBD Wonosobo, Dwi Pamilu Saputra, membenarkan bahwa petugas harus berjibaku ekstra keras untuk menjinakkan api. Material bus yang mudah terbakar membuat sisa-sisa api sulit dipadamkan dengan cepat.

"Kebakaran cukup besar, sehingga penanganan di lapangan memakan waktu agak lama, sekitar satu jam," jelas Dwi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Advertisement

Artikel Terkait

11 Kali Kebakaran dalam Dua Pekan Juli, Damkar Temanggung Waspadai Korsleting hingga Karhutla

11 Kali Kebakaran dalam Dua Pekan Juli, Damkar Temanggung Waspadai Korsleting hingga Karhutla

Frekuensi kebakaran di Kabupaten Temanggung meningkat selama Juli 2026. Hingga pertengahan bulan, Damkar Temanggumg mencatat, sudah terjadi 11 kasus kebakaran. Sehingga total kejadian sejak Januari 2026 mencapai 55 kali.

Petaka Subuh di Kampung Singkir Wonosobo, Enam Rumah Ludes Diamuk Api

Petaka Subuh di Kampung Singkir Wonosobo, Enam Rumah Ludes Diamuk Api

Petaka dini hari melanda warga Kampung Singkir, RT 02 RW 04, Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo. Amukan si jago merah menghanguskan sedikitnya enam rumah warga dan berdampak pada dua rumah lainnya pada Jumat (26/6)

Rumah di Lereng Dieng Wonosobo Terbakar, Musala Ikut Rusak

Rumah di Lereng Dieng Wonosobo Terbakar, Musala Ikut Rusak

Kebakaran melanda permukiman padat di Dusun Sigendang, Desa Sigedang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Kamis (4/6) malam. Rumah Mufroil habis terbakar. Sementara empat rumah lainnya rusak

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer