Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Peringati Hari Lahir Pancasila di Wonosobo, Bupati Afif Nurhidayat Gaungkan Gerakan Jongasi Korupsi

Sigit Rahmanto • Senin, 1 Juni 2026 | 13:50 WIB
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam upacara Hari Lahir Pancasila menggaungkan gerakan moral Jogo Integritas, Sesarengan Mboten Korupsi (Jongasi Korupsi), Senin (1/6/2026). (Humas Setda Wonosobo for Jawa Pos Radar Magelang).
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam upacara Hari Lahir Pancasila menggaungkan gerakan moral Jogo Integritas, Sesarengan Mboten Korupsi (Jongasi Korupsi), Senin (1/6/2026). (Humas Setda Wonosobo for Jawa Pos Radar Magelang).

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Wonosobo tidak sekadar menjadi ajang seremonial pembacaan teks pidato.

Lebih dari itu, momentum sakral ini dijadikan pemantik komitmen lokal dalam menjaga integritas dan membentengi daerah dari praktik lancung korupsi.

Dalam upacara yang berlangsung khidmat Senin (1/6/2026), Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menggaungkan gerakan moral baru berskala daerah, Jogo Integritas, Sesarengan Mboten Korupsi (Jongasi Korupsi). 

Menurut Afif, nilai-nilai luhur Pancasila yang difondasikan oleh para pendiri bangsa harus dibumikan dalam tindakan riil sehari-hari.

Baca Juga: Cara Pemprov Jateng Menghidupkan Roh Pancasila melalui Beragam Program

Khusus di wilayah Wonosobo, pengamalan ideologi bangsa tersebut difokuskan pada perbaikan kultur birokrasi dan pelayanan publik yang bersih.

"Persatuan hanya akan tumbuh kuat apabila dibangun di atas kejujuran dan integritas. Mengamalkan Pancasila itu diwujudkan dalam pelayanan publik yang bersih dan bertanggung jawab," tegas Afif Nurhidayat di hadapan para peserta upacara.

Ia menambahkan ancaman nyata bagi kedaulatan bangsa saat ini bukan lagi sekadar perbedaan fisik atau geografis, melainkan penyakit mental seperti korupsi, suap, gratifikasi, dan nepotisme.

Praktik-praktik tersebut dinilai perlahan merusak kepercayaan publik dan merongrong fondasi kebangsaan.

Melalui gerakan Jongasi Korupsi, orang nomor satu di Wonosobo tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sengkuyung bareng menciptakan daerah yang bersih.

"Semangat ini tidak boleh berhenti di lapangan upacara hari ini, tetapi wajib dibawa dalam setiap langkah pengabdian kita," imbuhnya.

Sebelum meluncurkan pesan lokal tersebut, Bupati Afif Nurhidayat terlebih dahulu membacakan pidato resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi.

Sesuai dengan tema nasional tahun ini, "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", pidato tersebut mengingatkan kembali tangguhnya Pancasila sebagai bintang penuntun sekaligus jangkar moral bangsa Indonesia dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.

Kepala BPIP juga menitipkan pesan khusus kepada generasi muda agar tidak menjadikan Pancasila sebagai hafalan atau simbol semata.

Melainkan menjadikannya sebagai ideologi yang hidup (living ideology) dalam etika dan perilaku sehari-hari. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#jongasi korupsi #upacara hari lahir pancasila 2026 #BUpati Wonosobo afif Nurhidayat