Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Sapi Beratnya Lebih dari 1 Ton Milik Peternak Kalikajar Wonosobo Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

Sigit Rahmanto • Selasa, 12 Mei 2026 | 17:21 WIB
Pemilik sapi jumbo, Sriono Edi Subekti memperlihatkan sapi yang dipilih Presiden Prabowo untuk kurban. (Sigit Rahmanto/Jaw Pos Radar Magelang)
Pemilik sapi jumbo, Sriono Edi Subekti memperlihatkan sapi yang dipilih Presiden Prabowo untuk kurban. (Sigit Rahmanto/Jaw Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Presiden RI Prabowo Subianto direncanakan kembali berkurban sapi pada perayaan Idul Adha 1447 di Kabupaten Wonosobo.

Sapi jumbo seberat 1,10 kilogram berjenis Belgian Blue Cross milik warga Kalikajar dipilih untuk menjadi kurban dalam perayaan tersebut. 

Keberuntungan menghampiri Sriono Edi Subekti, peternak asal Dusun Klowoh, Desa Kwadungan, Kecamatan Kalikajar.

Sapi peliharaannya lolos seleksi menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha tahun ini.

Baca Juga: Sapi Kurban Prabowo Berbobot Hampir 1 Ton Diserahkan Bupati Afif Nurhidayat ke RPH Wonosobo

Pria yang akrab disapa Eed itu mengaku tak menyangka sapi miliknya terpilih. Awalnya, dia hanya mendapat informasi dari dinas terkait bahwa peternak yang memiliki sapi berbobot di atas satu ton bisa mengikuti seleksi. 

“Saya coba ikutkan, ternyata lolos. Baru kali ini sapi saya dibeli presiden,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Saat penimbangan pada 8 April lalu, bobotnya tercatat 1.010 kilogram. Usianya masih relatif muda, sekitar 2,5 tahun, namun ukuran tubuhnya sudah jauh di atas rata-rata sapi kurban pada umumnya.

Saat ini, sapi ditempatkan di kandang khusus di Dusun Klowoh. Eed menyebut, perlakuan terhadap sapi itu kini lebih intensif.

Selain pakan dijaga, kondisi kesehatannya dipantau ketat agar tetap prima hingga hari pemotongan.

Ia memastikan sapi tersebut sudah mendapat vaksin dan dipisahkan dari ternak lain.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah penularan yang masih menjadi perhatian peternak menjelang musim kurban.

“Nanti tanggal 20 Mei ditimbang lagi. Kalau lihat fisiknya sekarang, bobotnya kemungkinan naik,” katanya.

Menurut Eed, sapi tersebut akan disembelih di rumah potong hewan saat Idul Adha. Setelah dipotong, daging kurban akan didistribusikan ke warga di Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kepil. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#pertenak kalikajar wonosobo #sapi jumbo #presiden prabowo subianto #sapi kurban