Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Ajak Anak-Anak di Kaliwiro Wonosobo Tuangkan Kisah Keluarga lewat Literasi

Sigit Rahmanto • Kamis, 7 Mei 2026 | 16:50 WIB
Siswa SD/MI dan PAUD di Kaliwiro diajak untuk mengekspresikan perasaan melalui literasi. (Istimewa)
Siswa SD/MI dan PAUD di Kaliwiro diajak untuk mengekspresikan perasaan melalui literasi. (Istimewa)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Ratusan siswa di Kecamatan Kaliwiro diajak mengekspresikan perasaan tentang keluarga melalui program literasi bertajuk Growing With Stories.

Kegiatan selama 3 hari (4–6/5) tersebut digelar di tiga sekolah. Yakni SD Negeri 1 Tracap, PAUD Ori School, dan MI Maarif Tracap.

Program itu diinisiasi tiga relawan literasi. Yakni Mita, peneliti dan pemerhati isu migran, Fadila sebagai pegiat literasi dan praktisi membaca nyaring, serta Maizidah Salas, aktivis hak pekerja migran sekaligus Dewan Penasehat DPC SBMI Wonosobo.

Mengangkat tema keluarga, kegiatan tersebut menyasar anak-anak dari keluarga pekerja migran agar memiliki ruang untuk menyampaikan perasaan melalui gambar maupun tulisan.

Baca Juga: Ribuan Santri Ponpes API Asri Tegalrejo Magelang Mendapat Edukasi Literasi Keuangan Syariah dari OJK

“Banyak anak yang sebenarnya ingin bercerita, tetapi belum memiliki ruang yang aman untuk menyampaikan perasaannya. Melalui kegiatan ini kami ingin mereka merasa didengar,” ujar Maizidah Salas, Kamis (7/5/2026). 

Beragam aktivitas disesuaikan dengan jenjang usia peserta. Anak-anak PAUD mengikuti kegiatan mewarnai dan permainan motorik, siswa kelas 1–3 menggambar, sedangkan siswa kelas 4–6 menulis cerita bertema keluarga.

Di SD Negeri 1 Tracap, kegiatan diikuti 98 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Selain sesi membaca nyaring, siswa juga mengikuti permainan edukatif seperti lagu anti perundungan dan kuis literasi.

Di akhir kegiatan, peserta mendapat buku cerita anak dan majalah literasi.

Sementara di PAUD Ori School, sebanyak 12 anak mengikuti sesi membaca nyaring, mewarnai, serta permainan yang bertujuan melatih kesiapan menulis.

Mereka juga memperoleh buku cerita dan perlengkapan mewarnai.

Kegiatan ditutup di MI Maarif Tracap yang diikuti 121 siswa. Dalam sesi tersebut, anak-anak yang orang tuanya bekerja di luar daerah maupun luar negeri diajak menuliskan perasaan mereka tentang keluarga.

Maizidah mengatakan, Growing With Stories merupakan kegiatan swadaya para relawan.

Pihaknya berharap gerakan tersebut dapat menjadi awal penguatan budaya literasi bagi anak-anak di wilayah Kaliwiro. 

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ruang bagi anak-anak untuk menuliskan cerita, perasaan, dan keluh kesahnya. Melalui tulisan, kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri dan cerita mereka kami dengarkan,” katanya. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#ungkapkan perasaan #literasi #Kaliwiro #keluarga