RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Penguatan ekonomi keluarga berbasis nilai-nilai keislaman menjadi pesan utama dalam pelantikan 27 pengurus Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Kabupaten Wonosobo periode 2025-2030.
Ketua Ipemi Wonosobo Solehatin Anissa, menegaskan, organisasi yang dipimpinnya akan fokus pada penguatan kapasitas anggota, terutama pelaku usaha kecil dan menengah.
Menjelang Ramadan, Ipemi telah menyiapkan agenda sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
“Kami ingin membangun ekonomi keluarga dan masyarakat melalui pengusaha perempuan. Tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga membawa manfaat sosial,” ujarnya di sela pelantikan di Ruang Mangoen Kusumo, Setda Wonosobo, Jumat (13/2/2026).
Pihaknya juga akan merangkul pelaku UMKM perempuan muslimah agar naik kelas melalui pelatihan, pembinaan, dan penguatan jejaring usaha.
Organisasi ini membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain agar program pemberdayaan berjalan searah dengan agenda pembangunan daerah.
Senada, Ketua Ipemi Jawa Tengah, Kulistiati Purnama Rusdiana, menyebutkan, secara nasional Ipemi telah berdiri sejak 2017 dan kini terus memperluas kepengurusan hingga tingkat kabupaten/kota. Di Jawa Tengah, kepengurusan telah terbentuk di 25 daerah.
“Ipemi adalah wadah sinergi perempuan muslimah untuk meningkatkan kesejahteraan dengan tetap berlandaskan akidah Islam. Ada pembinaan kewirausahaan, dakwah, hingga penguatan karakter kepemimpinan perempuan,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan Ipemi di Wonosobo diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi perempuan.
Di tengah banyaknya organisasi perempuan, Ipemi hadir dengan segmentasi khusus. Yakni pengusaha muslimah, yang memadukan nilai spiritual dan profesionalisme usaha.
Ke depan, struktur organisasi ditargetkan berkembang hingga tingkat kecamatan dan desa, sebagai strategi memperluas dampak pemberdayaan ekonomi perempuan di daerah. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo