Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Hujan Deras, Longsor di Sejumlah Wilayah Wonosobo, Satu Orang Tewas Tertimbun

Sigit Rahmanto • Minggu, 8 Februari 2026 - 19:57 WIB
Warga bergotong-royong menangani tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah di Wonosobo, Sabtu (7/2/2026).
Warga bergotong-royong menangani tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah di Wonosobo, Sabtu (7/2/2026).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (7/2/2026) malam, memicu rangkaian bencana tanah longsor di sejumlah kecamatan.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka ringan akibat tertimbun material longsoran.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo mencatat, hujan berintensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut selama sekitar empat jam, mulai pagi hingga malam hari.

Dalam rentang pukul 07.00–21.00, sedikitnya terjadi empat titik longsor dan satu kejadian pohon tumbang yang sempat melumpuhkan akses jalan provinsi.

“Selama kurang lebih empat jam wilayah Wonosobo diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Kondisi ini memicu beberapa kejadian bencana di sejumlah lokasi,” ujar petugas RPB SAR BPBD Wonosobo, Sabarno, Sabtu malam.

Di Kecamatan Leksono, longsor terjadi di dua desa. Di Dusun Srandil, Desa Besani, material tanah menimpa satu rumah warga dan menyebabkan seorang penghuni mengalami luka ringan.

Korban telah dievakuasi dan menjalani perawatan di rumah sakit. Musibah lebih fatal terjadi di Dusun Wonokasian, Desa Sojokerto, Leksono.

Longsoran menerjang rumah warga dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Yakni Sopingi yang usianya sudah 80 tahun. Seorang korban lain mengalami luka ringan, Sugiarti mendapat penanganan medis.

Sementara itu di Kecamatan Selomerto, longsor dilaporkan menutup akses jalan di sekitar Makam Ki Ageng Wanusaba, Desa Plobangan.

Pada hari yang sama, pohon tumbang di Desa Gunung Tawang sempat memutus arus lalu lintas di Jalan Provinsi Wonosobo–Banjarnegara.

Setelah dilakukan pembersihan oleh tim gabungan, jalur tersebut kembali dapat dilalui.

Di Kecamatan Kalikajar, longsor menutup Jalan Kabupaten ruas Perboto–Mungkung di Desa Perboto, Kalikajar.

Hingga Sabtu malam, lokasi itu dilaporkan masih dalam proses penanganan karena material longsor cukup tebal dan kondisi medan licin.

BPBD Wonosobo mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan mengingat prakiraan cuaca masih berpotensi hujan.

Masyarakat yang tinggal di lereng perbukitan diminta memantau retakan tanah, rembesan air, serta segera mengungsi apabila muncul tanda-tanda pergerakan tanah.

“Kami berharap warga tidak mengabaikan peringatan dini. Koordinasi dengan perangkat desa dan relawan sangat penting agar penanganan bisa cepat dilakukan,” kata Sabarno. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#satu tewas #Tewas Tertimbun #pohon tumbang #BPBD Wonosobo #longsor #cuaca ekstrem