Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Volume Sampah TPA Wonorejo Menurun Dibanding 2024, Kepala DLH Wonosobo : Ada Pengurungan dari Hulu dan TPS3R

Sigit Rahmanto • Jumat, 9 Januari 2026 | 17:42 WIB
Timbunan sampah di TPA Wonorejo Kabupaten Wonosobo. Dari catatan DLH, volume sampah pada 2025 mengalami penurunan dibanding 2024.
Timbunan sampah di TPA Wonorejo Kabupaten Wonosobo. Dari catatan DLH, volume sampah pada 2025 mengalami penurunan dibanding 2024.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Volume sampah di TPA Wonorejo Kabupaten Wonosobo pada 2025 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Meski belum signifikan, upaya pengurangan dari hulu dan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) mulai menunjukkan hasil.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH), total timbunan sampah pada 2025 tercatat 38.252 ton, turun dari 43.200 ton pada 2024. Rerata, jumlah residu sampah yang masuk ke TPA Wonorejo berkurang 10 hingga 15 ton per hari dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala DLH Kabupaten Wonosobo, Endang Lisdiyaningsih mengatakan penurunan tersebut merupakan hasil dari strategi pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya.

“Yang pertama tentu pengurangan dari hulu, melibatkan desa, kelurahan, RT, RW sampai ke keluarga. Itu yang paling utama,” ujarnya Rabu (7/1/2026).

Baca Juga: Uji Coba Hanggar di TPA Wonorejo Wonosobo, Olah 5 Ton Sampah per Hari 

Selain itu, ia juga mengoptimalkan TPS3R yang telah terbangun di sejumlah wilayah. Keberadaan TPS 3R dinilai efektif dalam menekan jumlah residu yang harus dibuang ke TPA.

“Contohnya, yang biasanya menghasilkan empat ton sampah, setelah ada TPS 3R residunya bisa turun menjadi satu ton,” jelasnya.

Endang mendorong peningkatan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah membutuhkan biaya operasional, mulai dari tenaga kerja hingga bahan bakar.

Kesadaran tersebut diharapkan dituangkan dalam peraturan desa (Perdes) agar biaya pengelolaan menjadi tanggungan bersama para penghasil sampah.

Ia berencana melakukan evaluasi terhadap desa-desa yang pengelolaan sampahnya sudah berjalan. Khususnya terkait keberadaan Perdes dan penganggaran biaya operasional pengelolaan sampah. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Endang Lisdiyaningsih #DLH #menurun #Dinas Lingkungan Hidup Wonosobo #TPA Wonorejo #volume sampah #timbunan sampah