RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Pemerintah Kabupaten Wonosobo mencatat capaian positif dalam upaya pemajuan dan pelindungan hak asasi manusia.
Dalam pilot project penilaian HAM pada pemerintah daerah 2025 yang diadakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Kabupaten Wonosobo meraih nilai 72,90 dengan kategori tinggi.
Hal tersebut disampaikan Komnas HAM pada konferensi pers secara daring beberapa waktu lalu (22/12/2025).
Penilaian HAM merupakan program yang dikembangkan Komnas HAM sebagai instrumen standar pengukuran kepatuhan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terhadap prinsip serta norma HAM.
Pada 2025, penilaian difokuskan pada empat sektor hak dasar.
Yakni hak atas kesehatan, hak atas pekerjaan, hak atas pendidikan, dan hak atas pangan.
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, A. Didiek Wibawanto, menyampaikan syukur atas capaian nilai yang diraih Wonosobo.
“Capaian ini menjadi motivasi sekaligus pengingat bahwa upaya pemajuan HAM harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Didiek menegaskan Pemkab Wonosobo berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan Komnas HAM.
Sementara itu, Ketua Komisi Daerah (Komda) HAM Wonosobo, Tono Prihantono, menyampaikan capaian nilai tinggi tersebut merupakan refleksi dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berkeadilan.
Menurut Tono, hasil penilaian ini juga menjadi penguat langkah bersama untuk terus memastikan setiap kebijakan dan layanan publik di Wonosobo selaras dengan prinsip HAM.
Dengan capaian nilai 72,90 kategori tinggi, Kabupaten Wonosobo menunjukkan komitmen nyata dalam mengintegrasikan prinsip HAM ke dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan daerah.
Pemkab Wonosobo berharap hasil pilot project penilaian HAM ini tidak hanya menjadi capaian administrative.
Tetapi menjadi fondasi penguatan kebijakan dan pelayanan publik yang lebih humanis, berkeadilan, dan berkelanjutan. (rls/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo