Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Longsor Tiga Titik, Jalur Dieng Sempat Tertutup

Sigit Rahmanto • Sabtu, 27 Desember 2025 | 15:45 WIB
Petugas gabungan menangani tanah longsor yang terjadi pada Kamis (25/12) di wilayah Wonosobo.
Petugas gabungan menangani tanah longsor yang terjadi pada Kamis (25/12) di wilayah Wonosobo.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Bencana tanah longsor kembali terjadi di sejumlah titik di wilayah Wonosobo pada Kamis (25/12/2025) sore.

Meliputi Kecamatan Watumalang, Kejajar dan Kaliwiro. 

Peristiwa pertama terjadi di ruas Kuripan—Wonokampir, Kecamatan Watumalang.

Koordinator TRC BPBD Kabupaten Wonosobo, Sabarno, mengatakan longsor terjadi pukul 15.30, tepat di sebelah BMT Al Huda Watumalang.

Longsor dipicu hujan deras setelah sebelumnya dilakukan penggalian bahu jalan untuk perbaikan pipa PDAM yang bocor.

“Kurang lebih satu jam setelah pekerjaan selesai, hujan lebat turun dan senderan jalan langsung longsor,” ujar Sabarno saat dikonfirmasi, Jumat (26/12/2025).

Material longsor memiliki panjang sekitar 13 meter, lebar 2 meter, dan tinggi mencapai 3,5 meter. Tanaman salak milik warga rusak akibat longsor tersebut.

Tim gabungan dari Koramil Watumalang, Polsek Watumalang, BPBD, Relawan Penanggulangan Bencana (RPB), serta DPUPR Kabupaten Wonosobo segera turun ke lokasi.

Penanganan sementara dilakukan dengan pemasangan pengaman dan pengondisian area rawan.

Pada hari yang sama longsor menutup sebagian badan jalan jalur utama Wonosobo—Dieng pada Kamis (25/12/2025) sore.

Menyebabkan arus lalu lintas kendaraan wisata dan warga sempat tersendat.

Peristiwa terjadi pukul 16.30 saat hujan deras mengguyur kawasan pegunungan Dieng.

Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian ruas jalan, memaksa petugas memberlakukan sistem buka-tutup arus.

Kapolsek Kejajar AKP Abror, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengamanan lokasi dan pembersihan material longsor agar jalur bisa segera difungsikan.

Selama proses evakuasi, arus kendaraan sempat mengular. Namun pengendara tetap tertib mengikuti arahan petugas.

Pembersihan material longsor berhasil diselesaikan sekitar pukul 17.40.

Tak hanya itu, tebing kebun longsor dan menutup aliran Sungai Karang—Lamuk di Dusun Tlaga, Desa Lamuk, Kecamatan Kaliwiro pada Kamis malam.

Peristiwa ini sempat memicu kecemasan warga karena air sungai tertahan dan berpotensi meluap ke permukiman.

RPB SAR Kecamatan Kaliwiro melaporkan longsor terjadi sekitar pukul 22.00. Material setinggi sekitar 8 meter dengan lebar kurang lebih 7 meter menutup aliran sungai secara total.

“Ketinggian air naik cukup cepat. Dari kondisi normal sekitar 50 sentimeter menjadi lebih dari dua meter,” kata Habib, koordinator RPB SAR Kaliwiro, Jumat (26/12/2025).

Kondisi tersebut berdampak pada rumah milik Sumarno, warga RT 04/04 Dusun Tlaga, yang berada di dekat aliran sungai.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Wonosobo, Polsek Kaliwiro, Koramil Kaliwiro, pemerintah desa, serta masyarakat setempat segera melakukan asesmen dan penanganan darurat.

Material longsor dan pohon tumbang dibersihkan untuk membuka kembali jalur aliran air.

Langkah cepat tersebut membuat air sungai berangsur surut.

Penanganan lanjutan direncanakan dilakukan melalui kerja bakti warga untuk memastikan aliran sungai tetap normal. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#DIENG #Watumalang #longsor #jalur wisata