RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Kesendirian akhirnya mengakhiri hidup Mbah Sopirin.
Kakek 70 tahun itu ditemukan meninggal dalam posisi tertelungkup di tepi tebing belakang rumahnya di Dusun Bodoran, Desa Lebak, Kecamatan Kaliwiro, Jumat (19/12/2025). Jenazahnya baru teridentifikasi setelah tiga hari tak terlihat kehadirannya.
Kepala Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) SAR Kecamatan Kaliwiro, Habib, mengonfirmasi terkait penemuan jenazah tersebut, Jumat siang. Korban selama ini tinggal bersama cucunya yang mengidap down syndrome.
“Almarhum memang tinggal berdua di rumah. Istrinya sudah meninggal, sementara anaknya bekerja di luar kota. Dia tinggal ditemani cucunya yang mengidap down syndrome, ” kata Habib.
Kronologi penemuan berawal dari kecemasan dua tetangganya, Ahmad Yasin dan Muji. Mbah Sopirin yang biasa terlihat di sekitar rumah mendadak hilang sejak tiga hari terakhir.
Setelah memanggil-manggil dan mengetuk rumah tanpa jawaban, mereka memberanikan diri menyisir area sekitar.
“Sekitar pukul 09.00, jenazah ditemukan di tepi tebing curam di belakang rumah. Kondisinya sudah tak bernyawa,” jelas Habib.
Warga setempat segera melaporkan temuan itu kepada perangkat Desa Lebak. Tim gabungan dari relawan, kepolisian, dan TNI pun bergerak. Pemeriksaan awal dilakukan oleh tim medis Puskesmas Kaliwiro dan tim Inafis Polres Wonosobo.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau kejahatan. Diduga kuat kematian alami,” beber Habib.
Proses evakuasi cukup sulit karena medan curam berhasil dilakukan oleh personel SAR Kaliwiro dan Bagana, dibantu warga serta aparat.
Seluruh prosesi pemakaman almarhum diurus dan ditanggung oleh saudara dan masyarakat Dusun Bodoran. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo