RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Tak hanya menjemput penumpang, para pengemudi ojek online (ojol) di Wonosobo kini menjemput peluang.
Dari jalanan, mereka membangun kemandirian ekonomi lewat Ojol Mart dan Ojol Auto yang digagas dari semangat solidaritas dan gotong royong.
Hal ini dilakukan di tengah tantangan ekonomi yang makin kompleks, komunitas ojol di Wonosobo memilih tidak bergantung pada order semata. Mereka berinisiatif mendirikan dua unit usaha baru, Ojol Mart dan Ojol Auto, sebagai langkah konkret menuju kemandirian ekonomi.
Peresmian dua usaha tersebut digelar di Terminal Mendolo, Rabu (29/10/2025).
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan bersama jajaran pejabat utama hadir memberi dukungan moral terhadap langkah kreatif komunitas ojol yang dinilai membawa semangat positif bagi ekonomi lokal.
Ojol Mart menjadi ruang multifungsi yang digunakan sebagai tempat beristirahat, bersosialisasi, sekaligus mengelola usaha kecil berbasis komunitas.
Sementara Ojol Auto merupakan bengkel terbuka untuk umum, melayani perawatan dan perbaikan kendaraan dengan biaya terjangkau.
Ketua Komunitas Ojol Wonosobo, Avat mengatakan, ide tersebut muncul dari keinginan bersama untuk menciptakan sumber penghasilan tambahan yang berkelanjutan.
“Kami tidak ingin hanya bergantung pada order aplikasi. Kami ingin punya usaha bersama yang bisa jadi tumpuan jangka panjang dan memperkuat kebersamaan antaranggota,” ujarnya.
Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan mengapresiasi gerakan ekonomi dari akar rumput tersebut. Menurutnya, inisiatif itu mencerminkan kesadaran baru di kalangan masyarakat pekerja informal.
“Langkah seperti ini menunjukkan semangat berdikari dan saling mendukung. Polres tentu siap mendampingi setiap gerakan masyarakat yang membawa dampak positif,” katanya.
Launching berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para pengemudi ojol tampak antusias menyambut dua usaha baru mereka yang diharapkan menjadi tonggak awal menuju kemandirian ekonomi berbasis komunitas. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo