RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Wonosobo menggelar musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) di Pendopo Kabupaten, Rabu (8/10/2025).
Musdalub digelar untuk mengisi kekosongan jabatan Ketua PPDI Wonosobo sebelumnya yang telah mengundurkan diri.
Ketua PPDI Provinsi Jawa Tengah Heri Purnomo, menjelaskan pelaksanaan Musdalub tersebut sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.
“Apabila terjadi kekosongan ketua di tingkat kabupaten, maka kami di provinsi wajib menyelenggarakan musyawarah luar biasa. Dari situ kemudian kami mengeluarkan surat mandat dan menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mempersiapkan Musdalub,” jelasnya.
Menurut Heri, surat pengunduran diri dari ketua sebelumnya yang dijabat oleh Didin diterima oleh pengurus provinsi pada 2 Juli 2025 lalu.
Alasannya, kata Heri, karena yang bersangkutan ingin fokus pada organisasi lain. Padahal kepengurusan di PPDI itu masih akan berjalan seharusnya hingga 2027.
“Beliau menyampaikan sudah terlalu sibuk di organisasi lain. Setahu saya, saat itu juga tengah aktif di Ansor dan berencana maju sebagai ketua. Karena itu, aktivitas di PPDI menjadi agak vakum,” ujarnya.
Usai menerima laporan tersebut, pengurus provinsi kemudian menindaklanjuti dengan menerbitkan surat mandat dua minggu kemudian untuk mempersiapkan pelaksanaan Musdalub.“Kami tanggapi cepat agar roda organisasi tetap berjalan,” tegasnya.
Heri menambahkan, hasil Musdalub kali ini tidak hanya sekadar memilih ketua baru, tetapi juga menetapkan struktur kepengurusan baru yang akan berlaku penuh selama lima tahun ke depan.
“Sesuai hasil Munaslub nasional terakhir, kini masa jabatan hasil Musdalub berlaku lima tahun. Jadi tidak hanya meneruskan sisa periode sebelumnya,” paparnya.
Selain perubahan masa jabatan, struktur organisasi PPDI juga mengalami pembaruan dengan adanya posisi wakil ketua yang sebelumnya belum ada.
“Kalau dulu hanya ada ketua bidang, sekarang ada wakil ketua. Ini bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi agar lebih solid,” ungkapnya.
Ia berharap, dengan kepemimpinan baru, PPDI Wonosobo bisa lebih aktif dalam memperjuangkan aspirasi perangkat desa.
“PPDI adalah wadah seluruh perangkat desa, mulai dari kepala dusun, kepala urusan, hingga sekretaris desa. Jadi peran dan semangat kebersamaan sangat penting untuk terus dijaga,” tandasnya.
Diketahui, dari hasil perhitungan pada musdalub yang digelar itu telah ditetapkan Eko Purwanto yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris PPDI Kabupaten Wonosobo, terpilih menjadi ketua. Ia akan menjabat kepengurusan PPDI selama 5 tahun kedepan. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo