Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Pelaku Pembacokan Serda Rohman di Cafe Shaka Ditangkap Polisi saat Sembunyi di Kepil Wonosobo

Sigit Rahmanto • Selasa, 16 September 2025 | 01:54 WIB
Iwan, 35, warga Dusun Merapi, Desa Sedayu, Kecamatan Sapuran, Senin (15/9/2025) sekitar pukul 11.00 ditangkap polisi setelah membacok anggota TNI hingga tewas.
Iwan, 35, warga Dusun Merapi, Desa Sedayu, Kecamatan Sapuran, Senin (15/9/2025) sekitar pukul 11.00 ditangkap polisi setelah membacok anggota TNI hingga tewas.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Pelaku pembacokan yang menewaskan anggota TNI, Serda Rohman Setyawan, 41, akhirnya tertangkap. Polisi berhasil membekuk pelaku Iwan, 35, warga Dusun Merapi, Desa Sedayu, Kecamatan Sapuran, Senin (15/9/2025) sekitar pukul 11.00.

Kasubsi Penjas Sie Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang Wibowo Dwi Putro, membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, pelaku pembacokan sudah kami amankan di daerah Kepil pada Senin sekitar pukul 11.00 siang. Soal keterangan yang lain menyusul,” terangnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Kabar terkait penangkapan pelaku ini ramai diposting di media sosial. Dalam video berdurasi 0:51 yang beredar itu pelaku ditangkap di satu rumah yang berada di tengah kebun di Dusun Sedih, Kelurahan Kepil, Kecamatan Kepil. 

Sempat terjadi penembakan sampai akhirnya pelaku menyerah dan digelandang oleh aparat dengan wajah yang sudah babak belur.

Pasca penangkapan, pelaku saat ini masih berada di Kodim 0707 Wonosobo sebelum diserahkan ke Polres Wonosobo. 

Diketahui, insiden berdarah itu terjadi Minggu (14/9/2025) dini hari di Café Shaka, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran.

Saat itu, korban yang merupakan anggota Koramil 05 Kejajar, mencoba menengahi keributan di lokasi.

Menurut keterangan saksi mata, berinisial V, korban awalnya meminta keributan segera dihentikan.

“Serda Rohman cuma bilang udah-udah, pulang-pulang. Maksudnya menenangkan suasana,” ujarnya.

Namun situasi berubah ketika pelaku yang sempat meninggalkan lokasi, kembali lagi dengan sebilah golok.

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban hingga mengenai bagian leher. Serda Rohman dilarikan ke RS PKU Wonosobo, namun nyawanya tidak tertolong.

Usai melakukan aksinya, Iwan kabur menggunakan mobil Avanza Veloz putih. Polisi langsung melakukan pengejaran intensif hingga akhirnya berhasil membekuknya di wilayah Kepil.

Kasus ini menyulut kemarahan warga. Sehari setelah kejadian, warga Jambusari, Kecamatan Kertek, melakukan aksi protes di Cafe Shaka.

Mereka merusak fasilitas dan membakar ban sebagai bentuk solidaritas atas tewasnya Serda Rohman.

Kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Wonosobo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan tegas sesuai aturan yang berlaku. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#ditangkap #tni #Cafe Shaka #Sapuran #Serda Rohman #pembacokan #kodim 0707 wonosobo