RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wonosobo menggelar rapat paripurna, Senin (3/3/2025) untuk menyambut bupati dan wakil bupati terpilih periode 2025-2030, Afif Nurhidayat dan Amir Husein.
Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Wonosobo, Eko Prasetyo HW, Bupati Afif menyampaikan pidato visi-misi dan capaian kinerja mereka di hadapan anggota dewan.
Diketahui, Afif Nurhidayat dan Amir Husein memenangkan Pilkada Serentak 27 November 2024 .
KPU Kabupaten Wonosobo kemudian menetapkan kemenangan mereka berdasarkan Keputusan Nomor 04 Tahun 2025 pada 9 Januari 2025. Keputusan ini juga telah disampaikan kepada DPRD Wonosobo melalui surat resmi pada 10 Januari 2025.
“DPRD Kabupaten Wonosobo telah melaksanakan Rapat Paripurna Pengumuman Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada 10 Januari 2025,” lanjut Eko.
Tak lama setelah itu, pada 20 Februari 2025, pasangan Afif-Amir dilantik secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Dengan pelantikan ini, keduanya resmi memimpin Wonosobo selama lima tahun ke depan.
Atas nama DPRD dan masyarakat, Eko menyampaikan selamat kepada pasangan kepala daerah yang baru.
Ia juga berharap kerja sama antara eksekutif dan legislatif dapat semakin erat untuk memajukan Kabupaten Wonosobo.
“Kami berharap bupati dan wakil bupati bisa bersinergi dengan DPRD, terutama dalam upaya meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat dalam pidatonya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 yang berlangsung aman, damai, dan demokratis.
Afif juga memaparkan capaian kinerja pemerintahan periode 2021-2025. Ia menyoroti berbagai indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif.
Sejumlah indikator ekonomi dan kesejahteraan masyarakat mengalami peningkatan signifikan.
IPM Wonosobo naik dari 69,24 pada 2021 menjadi 70,63 di 2024.
Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 17,67% menjadi 15,28% pada periode yang sama.
Tingkat pengangguran juga mencatat tren positif, turun dari 5,26% di 2021 menjadi 4,02% pada 2024.
Pertumbuhan ekonomi Wonosobo yang sempat terdampak pandemi kini menunjukkan pemulihan dengan kenaikan dari 3,68% menjadi 5,36% pada 2024.
"Kita juga melihat peningkatan pendapatan per kapita masyarakat yang naik dari Rp 22,4 juta di 2021 menjadi Rp 27,19 juta di 2024. Ini menunjukkan geliat ekonomi yang semakin baik," terang Afif.
Tak hanya itu, ketimpangan pendapatan juga membaik. Gini ratio Wonosobo turun dari 0,356 pada 2021 menjadi 0,334 di 2024.
"Artinya, distribusi pendapatan makin merata, kesejahteraan makin terasa oleh masyarakat," imbuhnya.
Di bidang layanan publik, capaian standar pelayanan minimum (SPM) juga mengalami peningkatan.
Sektor pendidikan mencapai 100%, layanan kesehatan meningkat dari 89% menjadi 98,23%, dan layanan sosial tetap optimal di angka 100%.
"Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Ini menjadi prioritas utama dalam pemerintahan kami," kata Afif.
Capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK yang mengukur tata kelola pemerintahan juga mengalami peningkatan dari 89,5% pada 2022 menjadi 95,46% di 2024. Begitu pula dengan indeks kepuasan masyarakat yang naik dari 82,2 (kategori baik) pada 2020 menjadi 90,65 (kategori sangat baik) pada 2024.
"Kami sadar bahwa pemerintahan yang bersih dan transparan menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik," tegasnya.
Afif berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin demi mewujudkan Wonosobo yang lebih maju.
"Kolaborasi adalah kunci. Mari bersama kita lanjutkan pembangunan daerah demi kesejahteraan bersama," pungkasnya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo