RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar resmi meninggalkan rumah dinasnya di Pendopo Wakil Bupati.
Setelah lebih dari tiga setengah tahun bertugas, Albar memilih kembali ke kediaman pribadinya di Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, lebih awal dari jadwal akhir masa jabatannya.
Keputusan itu diambil agar wakil bupati terpilih, Amir Husein, bisa mempersiapkan diri lebih awal sebelum menempati pendopo.
“Saya ingin memberikan ruang bagi wakil bupati terpilih untuk segera beradaptasi. Pendopo ini tidak hanya tempat tinggal, tetapi juga simbol pelayanan kepada masyarakat Wonosobo,” ujar Albar ditemui di sela kepindahannya.
Momen kepindahan itu terasa emosional. Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat secara langsung ikut mengantar Albar ke Desa Tieng.
Dalam sambutannya, Afif mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas pengabdian Albar selama menjabat sebagai wakil bupati.
“Kami ingin mengantar Pak Albar sebagai bentuk cinta dan kasih sayang. Kami tentu merasa kehilangan.
Awalnya, kami berharap bisa terus bersama-sama melanjutkan pengabdian. Namun, Tuhan punya rencana lain,” tutur Afif dengan nada haru.
Afif juga yakin Albar tetap akan memberikan kontribusi bagi pembangunan Wonosobo, meski tidak lagi menjabat secara formal.
“Pak Albar pasti akan tetap aktif mendukung kemajuan daerah ini. Jabatan boleh berakhir, tapi semangat untuk membangun Wonosobo tidak akan pernah padam,” tambahnya.
Ia menyebut Albar bukan hanya sosok yang menjadi wakilnya selama ini. Tapi juga teman sahabat dan guru.
Kepindahan Albar dari pendopo menandai berakhirnya masa jabatan yang penuh dedikasi.
Selama lebih dari tiga tahun, ia dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan terus berupaya memajukan Kabupaten Wonosobo. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo