Satu di antaranya berhasil selamat, sementara satu lainnya hilang dan masih dalam pencarian.
Korban hilang diketahui bernama Hanif Aslam, 14, warga RT 1 RW 3, Dusun Pasuruhan, Desa Ngadisono, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Magelang, Hanif sedang bermain air bersama temannya, Fajar Nuriski, sekitar pukul 10.00.
"Tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret keduanya. Fajar berhasil menyelamatkan diri, namun Hanif tidak sempat menepi dan hilang terseret arus," ungkap Kepala BPBD Kabupaten Wonosobo Dudi Wardoyo saat dikonfirmasi Sabtu (4/1/2025).
Hingga sore, Tim Pokdarwis dan Destana Desa Kenoyojayan yang berada di lokasi langsung melakukan upaya pertolongan menggunakan tali tambang dan pelampung.
Namun, Hanif hingga tulisan ini dimuat belum juga ditemukan.
Pencarian kini melibatkan Basarnas Kebumen dan tim gabunga lainnya.
"Pencarian masih berlangsung dan terus kami koordinasikan dengan berbagai pihak. Kondisi ombak di Pantai Mliwis memang cukup besar saat kejadian," tambah Dudi.
Pantai Mliwis selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Kebumen yang cukup ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan.
Namun, ombak pantai selatan sering kali tidak terduga dan berbahaya.
BPBD dan aparat setempat mengimbau pengunjung untuk selalu waspada, terutama saat bermain di area tepi pantai.
"Kami mengingatkan kepada para wisatawan untuk mematuhi rambu-rambu keselamatan dan menghindari bermain terlalu dekat dengan ombak," kata Dudi.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan penyisiran di area kejadian. Pihak keluarga korban juga telah diberi informasi terkait musibah ini. (git/aro)
Editor : H. Arif Riyanto