RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mendorong penggunaan produk lokal sebagai wujud kebanggaan terhadap daerah.
Pemerintah ingin menjadikan produk-produk unggulan Wonosobo seperti kopi, batik, dan dombos sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat lokal dan daya tarik wisatawan.
“Kalau kita tidak bangga dengan produk kita sendiri, siapa lagi? Kita harus memanfaatkan potensi yang kita miliki agar menjadi kebanggaan dan kesejahteraan bersama,” ujar Afif di hadapan para pelaku UMKM pada acara coffee morning bersama pelaku UMKM, di Pendopo belakang, Jumat (27/12/2024).
Menurutnya, Wonosobo memiliki kekayaan alam yang melimpah, mulai dari lahan pertanian yang subur hingga kerajinan khas yang bernilai tinggi.
Produk lokal seperti kopi Wonosobo bahkan telah menembus pasar internasional. Namun, Afif menegaskan penguatan ekosistem lokal dan hilirisasi produk tetap menjadi kunci.
“Tidak cukup hanya produksi. Kita harus punya ekosistem yang mendukung, mulai dari tanam, panen, hingga pemasaran.
Pemerintah hadir mendampingi, tapi sinergi antara pelaku usaha juga penting,” jelasnya.
Afif mengungkapkan, banyak produk yang dihasilkan dari mulai dombos, carica, batik, kopi, teh dan beragam produk lainnya punya potensi besar jika dikelola dengan serius.
Namun, tantangan seperti ketersediaan bahan baku sering menjadi kendala.
“Carica kita misalnya, permintaan tinggi, tapi bahan bakunya kadang tidak ada karena hanya tumpang sari.
Kalau sudah ada ekosistem yang kuat, masalah ini bisa diatasi. Pemerintah siap hadir memberikan fasilitas,” katanya.
Untuk meningkatkan daya tarik, Afif mendorong produk lokal dijadikan hadiah dalam berbagai event.
“Misalnya lomba lari, hadiahnya bukan cuma TV atau kulkas, tapi kopi Wonosobo, dombos, atau batik. Ini jadi promosi tidak langsung yang efektif,” imbuhnya.
Menurut Afif pentingnya branding produk lokal agar lebih dikenal luas.
Pelaku UMKM harus mulai memikirkan kemasan yang unik dengan sentuhan khas Wonosobo.
“Orang beli bukan hanya produknya, tapi juga ceritanya. Kalau kemasannya Wonosobo banget, wisatawan akan lebih tertarik. Ini juga akan membuat kita lebih bangga memakai produk sendiri,” kata Afif.
Ia berharap langkah ini bisa mengubah cara pandang masyarakat terhadap produk lokal, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo