RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Pemerintah Kabupaten Wonosobo memusatkan layanan kesehatan darurat di Public Safety Center (PSC) 119.
Fasilitas ini akan memberikan pelayanan cepat dan terintegrasi untuk segala kondisi kegawatdaruratan medis dan kebencanaan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Jaelan, menyebutkan gedung PSC diresmikan Jumat (20/12/2024) lalu di komplek kantor Dinkes Kabupaten Wonosobo, Jalan Ahmad Yani. PSC 119 untuk mempercepat proses penanganan darurat di tengah masyarakat.
“PSC 119 dilengkapi dengan ambulans 119 dan inovasi juara (jaga, urus, asuh, rawat bunda) yang sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Jaelan, Senin (23/12/2024).
Dijelaskan, PSC 119 tidak hanya fokus pada masalah kesehatan, tetapi juga siap mengatasi situasi darurat kebencanaan serta memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat.
Salah satu target utama dari PSC 119 adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Wonosobo.
Jaelan menyatakan, keterlambatan penanganan selama kehamilan dan persalinan menjadi salah satu faktor penyebab utama.
"Untuk ibu hamil berisiko tinggi, puskesmas akan mencatat dan mendampingi mereka sepanjang masa kehamilan, termasuk proses rujukan rumah sakit hingga pasca nifas," tambah Jaelan.
Uji coba layanan PSC 119 telah dilaksanakan di dua kecamatan, yaitu Mojotengah dan Kalikajar. Di Mojotengah, dari sembilan ibu hamil yang didampingi, dua di antaranya sudah melahirkan dengan sehat dan selamat.
Sementara di Kalikajar, sebanyak delapan ibu hamil saat ini masih dalam pendampingan. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo