RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar, menyampaikan hasil evaluasi satu tahun berdirinya Mal Pelayanan Publik (MPP).
Menurutnya, meski dianggap telah ada perubahan terhadap layanan publik, masih banyak aspek yang memerlukan pembenahan, baik dari segi pelayanan maupun sumber daya manusia (SDM).
"Progres yang disampaikan sudah bagus, perkembangannya sangat cepat dan pesat. Layanan kepada masyarakat sudah memuaskan.
Tetapi perlu ada evaluasi lebih lanjut karena masih banyak yang harus ditata ulang, baik dari sisi pelayanan maupun SDM," ujar Albar usai mengikuti rapat evaluasi, Selasa (17/9/2024).
Albar menyoroti permasalahan pergantian petugas di beberapa instansi yang berpotensi menurunkan kualitas layanan.
"Sering terjadi pergantian petugas yang kadang-kadang belum paham sepenuhnya. Sehingga harus diulang kembali dan itu memengaruhi kepuasan masyarakat," jelasnya.
Selain itu, ia juga menggarisbawahi perlunya peningkatan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi setiap petugas agar kualitas pelayanan lebih prima.
"Termasuk kuantitas dan kualitas pelayanannya perlu ditingkatkan, agar masyarakat merasa MPP Wonosobo ini memiliki dampak langsung pada masyarakat. Terutama dalam proses perizinan yang diberi kemudahan," tambahnya.
Terkait dampak langsung yang dirasakan masyarakat, Albar mengungkapkan kehadiran MPP diakuinya telah berbenah.
Karena adanya gedung ini masyarakat bisa mengurus perizinan cukup di satu lokasi saja.
Senada, Kepala DPMPTSP Wonosobo, Retno Eko Syafariyati menyebut dengan adanya MPP, proses koordinasi antara investor dan pemerintah daerah menjadi lebih mudah dan cepat.
"Jika ada investor yang datang, kita bisa langsung berkoordinasi dengan instansi terkait. Semua ada di satu tempat, sehingga proses investasi lebih cepat," jelas Albar.
Ia mencontohkan, jika ada investor yang membutuhkan informasi tentang kawasan tanah, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan ATR/BPN bisa langsung memberikan data yang dibutuhkan.
"Ini salah satu kelebihan MPP, koordinasi berjalan cepat, keputusan bisa langsung diambil, dan eksekusi pun menjadi lebih efisien," lanjutnya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo