Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Reaktivasi KA Wonosobo - Purwokerto Bukan Prioritas Pemerintah Pusat, untuk Mewujudkannya Perlu Kebijakan Politik

Sigit Rahmanto • Selasa, 6 Agustus 2024 | 04:32 WIB
Jembatan rel kereta api di Kecamatan Selomerto sebelum dibongkar oleh Disperkimhub. Wacana reaktivasi jalur kereta api Wonosobo-Purwokerto muncul.
Jembatan rel kereta api di Kecamatan Selomerto sebelum dibongkar oleh Disperkimhub. Wacana reaktivasi jalur kereta api Wonosobo-Purwokerto muncul.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Diskursus diaktifkannya kembali jalur kereta api Purwokerto-Wonosobo dalam beberapa minggu terakhir kembali mengemuka.

Namun wacana reaktivasi rel itu tampaknya masih sulit terwujud mengingat jalur tersebut tidak masuk program prioritas pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Wonosobo, Agus Susanto.

Dikatakan Agus proses reaktivasi jalur rel kereta api Purwokerto-Wonosobo memang masih memungkinkan untuk dibahas dan kembali diusulkan ke pemerintah pusat. Pasalnya, sisa peninggalan rel dan stasiun tersebut masih ada.

"Apalagi dalam beberapa minggu terakhir wacana reaktivasi jalur tersebut kembali muncul dan menjadi pembahasan di tengah masyarakat," katanya.

Namun secara jujur Agus mengaku pesimistis jika mimpi reaktivasi itu akan dilakukan dalam waktu dekat.

Menurutnya, pemerintah pusat lebih fokus pada proyek infrastruktur lainnya yang dianggap lebih mendesak untuk diselesaikan.

"Reaktivasi ini masih jadi prioritas ke tiga (kurang dianggap penting, Red) oleh pemerintah pusat. Karena ada proyek superprioritas seperti IKN yang masih harus dibiayai APBN," katanya.

Terlebih anggaran yang harus dikeluarkan untuk reaktivasi tidak murah. Sebab jalur yang melintas dari Purwokerto sampai ke Wonosobo memiliki panjang 60 kilometer lebih.

Menurutnya satu-satunya cara agar pembangunan tersebut bisa segera terwujud hanya lewat kebijakan politik.

Para tokoh politik di jakarta menurutnya bisa mendesak pemerintah pusat untuk merealisasikan keinginan tersebut.

"Kalau itu bisa dilakukan, saya kita tidak butuh waktu lama jalur tersebut bisa segera direaktivasi," tandasnya.

Meski begitu, masyarakat dan pemerintah kabupaten tetap berharap agar jalur tersebut bisa kembali diaktifkan.

Sebab dengan reaktivasi jalur ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan memfasilitasi pengangkutan hasil bumi dan produk industri pertanian maupun pariwisata dari Wonosobo.

“Memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi manfaat jangka panjangnya sangat signifikan. Dengan jalur kereta api ini, distribusi barang akan lebih cepat dan murah, serta mobilitas masyarakat akan meningkat,” ujar Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menanggapi wacana reaktivasti jalur kereta api Wonosobo-Purwokerto. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#reaktivasi jalur KA #program prioritas #disperkimhub wonosobo #reaktivasi jalur kereta api wonosobo purwokerto #Agus Susanto