Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Kunjungi Pos Basarnas Wonosobo, Marsekal Madya Kusworo Ingatkan Potensi Kebakaran di Sumbing Sindoro

Sigit Rahmanto • Kamis, 1 Agustus 2024 | 04:20 WIB
Kepala Basarnas RI Marsekal Madya Kusworo bersama Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo ketika berkunjung ke Pos Basarnas Wonosobo, Selasa (30/7/2024).
Kepala Basarnas RI Marsekal Madya Kusworo bersama Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo ketika berkunjung ke Pos Basarnas Wonosobo, Selasa (30/7/2024).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Memasuki musim kemarau panjang, Kepala Basarnas RI Marsekal Madya Kusworo melakukan cek kesiapan relawan di sejumlah wilayah.

Saat berkunjung ke Wonosobo pihaknya ingatkan potensi kebakaran di Gunung Sindoro dan Sumbing.

Marsekal Madya Kusworo kunjungi Pos Basarnas Wonosobo, Selasa (30/7/2024) sore.

"Ini salah satu bentuk untuk mengecek kesiapan operasi SAR. Saya melihat ini sudah mau masuk kemarau. Di sini juga relatif spesifik, di lokal punya Gunung Sindoro dan Sumbing," ucapnya.

Termasuk Wonosobo yang cukup berpotensi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau.

Menurutnya berkaitan dengan potensi El Nino atau fenomena iklim yang menyebabkan kemarau panjang, Basarnas telah mempersiapkan berbagai hal.

Dimulai dari kesiapan personel. Kedatangannya di Wonosobo bertemu dengan sukarelawan terlatih yang tergabung dalam potensi SAR dari wilayah Wonosobo, Temanggung, dan Banjarnegara.

Ia mengatakan, potensi SAR yang bergabung akan melakukan operasi membantu Basarnas dalam mencari, menolong, mengevakuasi untuk menyelamatkan korban terjadinya bencana.

Selain itu, ia mengatakan kegiatan bimbingan teknis, kursus, ataupun pelatihan juga perlu dilakukan untuk menunjang peningkatan kapasitas personel Basarnas.

Hal yang tidak kalah penting ialah peralatan yang digunakan untuk menunjang kerja personel. Penggunaan teknologi dalam kerja Basarnas sangatlah diperlukan untuk mempermudah upaya pertolongan. 

Salah satunya teknologi drone yang bisa digunakan untuk mengobservasi awal di lokasi terjadinya bencana. Menurutnya hal ini cukup efektif di tempat-tempat awam dan relatif rawan.

"Kita punya drone thermal untuk bisa mengobservasi atau bisa melakukan operasi SAR awal. Penggunaan drone ini sangat efektif. Begitu diterbangkan di lokasi kejadian kita langsung bisa buka dari jarak jauh. Itu salah satu bentuk kesiapan kita," tandasnya. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#Sindoro Sumbing #basarnas #kebakaran #relawan #Marsekal Madya Kusworo