RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Pendakian Gunung Prau sementara waktu ditutup mulai Senin (22/1/2024) kemarin. Penutupan dilakukan selama tiga bulan ke depan.
Sehingga kegiatan pendakian Gunung Prau sementara ditutup total hingga 10 April 2024. Selama tiga bulan ke depan, pihak pengelola tidak akan menerima para pendaki yang akan naik ke Gunung Prau.
"Kecuali bagi mereka yang ikut kegiatan konservasi bersama," kata Ketua Forum Koordinasi Prau Indonesia (FKPI) Wonosobo, Harsono saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, kemarin.
Ia mengatakan penutupan pendakian tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahun.
"Penutupan tahunan untuk mengantisipasi cuaca buruk, kemudian reboisasi, pemeliharaan di masing-masing jalur pendakian. Ditutup kurang lebih 3 bulan," ungkapnya.
Selama penutupan, kawasan Gunung Prau akan dilakukan perbaikan sarana pendakian.
Kemudian reboisasi, pemulihan atau revitalisasi untuk menjaga dan memelihara keanekaragaman jenis tumbuhan, satwa beserta ekosistemnya. Serta antisipasi cuaca buruk.
Harsono menambahkan, berkaitan dengan bulan konservasi di kawasan Gunung Prau para pendaki dapat turut serta berpartisipasi dengan mendaftar melalui base camp setempat.
Berdasarkan surat pemberitahuan FKPI, kegiatan bulan konservasi di kawasan Gunung Prau khusus via base camp Igirmranak Kecamatan Kejajar dimulai tanggal 22 Januari 2024 dan puncak acara pada 3 Maret 2024.
"Ada penanaman pohon, nanti di seluruh jalur. Minimal 1 base camp ada 200 bibit, totalnya ada 6 base camp. Biasanya kita mandiri, paling di-support bibit dari Perhutani. Untuk bulan konservasi mulai dari Igirmranak yaitu pohon-pohon endemik," jelasnya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo