RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Aplikasi Google Map kembali membuat wisatawan yang akan berkunjung ke Dieng tersesat.
Niat hati ingin berlibur justru kendaraan yang ditumpanginya terperosok ke jurang. Beruntung seluruh penumpang selamat.
Peristiwa itu terjadi persis di tanjakan Watu Ceper di jalur Sikarim, Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar. Lima orang yang berada di satu mobil masuk ke jurang sedalam delapan meter.
Kapolsek Kejajar AKP Abror menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (15/1) pukul 17.00.
Pengemudi mobil nopol K 1690 DB, Evrend warga Kudus bersama teman-temannya hendak ke Sikunir. Karena tak paham dengan jalan, mereka menggunakan aplikasi Google Map.
"Jadi mereka diarahkan melewati jalan Sikarim yang terkenal curam oleh aplikasi peta online yang diaksesnya melalui ponsel," katanya saat dikonfirmasi Selasa (16/1/2024).
Karena tidak mengenal medan dan kurangnya persiapan, mobil yang dikendarainya tidak kuat menanjak dan terperosok ke jurang.
"Kalau melalui jalur ini (Sikarim, Red) tidak hafal medan, akan sangat berbahaya. Karena ada satu tanjakan di Watu Ceper yang cukup sulit dilalui, apalagi bagi pengendara yang belum pernah melintas," katanya.
Beruntung, mobilnya tertahan oleh bebatuan dan rumput sehingga tidak jatuh ke dasar jurang.
Sebanyak 5 orang yang ada di kendaraan tersebut selamat. "Posisi mobil itu tersangkut di rerumputan dan tidak sampai jatuh ke dasar,"imbuhnya.
Polsek Kejajar bersama warga setempat segera mengevakuasi korban. Seluruh penumpang mobil berhasil diselamatkan dan tidak mengalami luka-luka.
"Berkat kerja sama yang baik antara anggota Polsek Kejajar, masyarakat setempat dan pegiat jeep wisata, alhamdulillah mobil sudah berhasil dievakuasi. Arus lalu lintas juga sudah lancar kembali,"tandasnya.
Kapolsek menambahkan jalur Sikarim menurutnya masih ekstrem untuk dilalui kendaraan. Terutama bagi kendaraan dari arah Wonosobo hendak ke Sembungan, Dieng.
"Jadi kita menyarankan agar jangan lewat jalur ini bagi mobil. Lebih baik menggunakan jalur utama Wonosobo-Dieng saja,"paparnya.
Termasuk saat menggunakan aplikasi Google Map, pihaknya meminta agar jangan langsung ke Bukit Sikunir, Sembungan.
"Lebih baik titiknya (yang dipilih, Red) di Telaga Warna atau Candi Dieng, sebelum melanjutkan ke Sembungan," pungkasnya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo