RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Pemerintah membuka kegiatan Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Wonosobo, Selasa (19/9). RPJPD ini akan digunakan untuk memproyeksikan kerja daerah untuk 20 tahun ke depan.
"Kick off ini menjadi tanda dimulainya proses penyusunan dokumen RPJPD untuk tahun 2025-2045 atau 20 tahun ke depan setelah proyeksi sebelumnya akan selesai pada tahun 2025 depan," terang Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam pembukaan pembahasan RPJPD.
Menurut Afif pembahasan RPJPD ini merupakan amanah dari UU yang harus dijabarkan. Tujuannya mengoordinasikan dan menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Wonosobo.
"Perencanaan yang akan melahirkan mimpi optimisme cita-cita Kabupaten Wonosobo untuk 20 tahun ke depan bisa terumuskan dengan baik. Mengacu kepada telaahan data-data yang akurat serta analisis yang benar-benar tajam," tegasnya.
Afif juga meminta Bappeda agar mampu memenuhi tahapan-tahapan penyusunan rancangan awal RPJPD ini sesuai ketentuan yang berlaku, mampu melakukan rumusan-rumusan dan analisis perencanaan yang tajam dan akuntabel guna menghasilkan produk perencanaan yang baik dan tentunya bisa dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Kepala Bappeda Wonosobo Jaelan, menyampaikan hal-hal yang melatarbelakangi perlunya dilakukan kegiatan orientasi. Sehingga seluruh peserta yang hadir bisa memahami apa yang akan dilakukan untuk memproyeksikan Wonosobo dalam 20 tahun kedepan.
“Hari ini (kemarin, Red) kabupaten Wonosobo akan memulai penyusunan rancangan awal RPJPD, proses persiapan sudah di mulai dari Mei sedangkan untuk penyusunan ranwal baru dimulai," katanya.
Setelah kick off dilanjutkan FGD tematik-tematik sebagai bahan untuk penyusunan. Outputnya nanti menjadi rancangan awal yang akan dibawa ke forum komunikasi publik untuk penyempurnaan usulan dan saran dari masyarakat serta stakholder lebih luas.
“Harapan kita RPJPD mewakili kebutuhan warga masyarakat untuk 20 tahun ke depan. Generasi kita yang sekarang ini memiliki peran untuk mempersiapkan RPJPD 20 tahun kedepan, diharapkan bisa dituangkan," lanjutnya.
Pihaknya mengajak seluruh peserta kick off untuk bermimpi bagaimana wajah Wonosobo tahun 2045 dengan melihat fenomena-fenonena global dan regional. Serta peluang kekuatan potensi Wonosobo baik secara geografis maupun potensi kewilayahan. (git/lis)