RADARMAGELANG.ID, Temanggung – Pemkab Temanggung menyiapkan anggaran Rp500 juta untuk mendukung persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Karanggedong, Ngadirejo.
Anggaran itu terdiri atas Rp400 juta untuk penyiapan atau land clearing lahan. Lalu Rp100 juta untuk kerohiman bagi warga penggarap lahan calon lokasi sekolah.
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat masih dalam tahap persiapan. Pemkab memilih pendekatan persuasif kepada 24 kepala keluarga (KK) yang saat ini mengelola lahan di Karanggedong. “Saya memang melakukan pendekatan persuasif kepada 24 KK yang sekarang mengelola lahan yang ada di Karanggedong,” katanya, Minggu (27/9/2026).
Pendekatan dilakukan, kata Agus, agar proses penyiapan lahan dapat berjalan dengan baik. Selanjutnya, tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Keberadaan Sekolah Rakyat, lanjut Agus, dinilai penting karena diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan. Sekolah tersebut nantinya dirancang dengan sistem boarding school. Mulai jenjang SD, SMP hingga SMA.
“Harapannya ke depan bisa berjalan smooth. Keinginan saya sebetulnya persuasif itu berimplikasi positif terhadap keamanan Temanggung,” ujarnya.
Agus berharap, 24 KK yang saat ini menggarap lahan tersebut dapat memahami kebutuhan pembangunan Sekolah Rakyat. “Moga-moga yang 24 KK, saudara-saudara kita di Karanggedong nanti bisa menyadari bahwa pembangunan Sekolah Rakyat adalah kebutuhan dasar,” katanya.
Ia menegaskan, sekolah tersebut nantinya ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan. Termasuk kelompok masyarakat pada desil 1 hingga 5. Dengan skema boarding school, peserta didik nantinya mendapatkan pendidikan mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu sistem pendidikan berasrama. (dev/aro)
Editor : H. Arif Riyanto