Pengisian Tujuh Jabatan Kepala OPD, Bupati Temanggung Jamin Fair dan Transparan

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 21:40 WIB
Bupati Temanggung Agus Setyawan
Bupati Temanggung Agus Setyawan

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Pengisian sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang masih kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung, belum ada sinyal.

Kendati begitu, Bupati Temanggung Agus Setyawan memastikan, pengisian tersebut akan dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan manajemen talenta.

Agus menegaskan, proses pengisian jabatan tidak akan dilakukan secara sembarangan. Pemkab masih menunggu balasan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Itu berkaitan dengan pelaksanaan manajemen talenta yang telah dijalankan.

"Sebentar lagi, kita masih ada kekosongan di tujuh OPD. Insya’Allah tidak lama lagi karena kita menunggu balasan dari BKN berkaitan dengan manajemen talenta yang sudah kita jalankan," ujarnya, Minggu (20/9/2026).

Proses pengisian jabatan saat ini, masih dalam tahap pembahasan. Karena itu, belum ada keputusan final mengenai siapa yang akan ditempatkan untuk mengisi jabatan-jabatan tersebut.

Agus juga menanggapi adanya pejabat yang disebut sudah bersiap pindah jabatan. Ia menegaskan, proses pengisian masih berproses. Sehingga belum ada kepastian mengenai pergantian maupun penempatan pejabat. "Kita masih godok," katanya.

Agus memastikan, proses ini akan dilakukan dengan mengacu pada aturan yang berlaku dalam sistem manajemen talenta.

"Tapi yang jelas Insya’Allah fair play berdasarkan dengan ketentuan yang ada di manajemen talenta," tegasnya.

Sebelumnya, Sekda Kabupaten Temanggung Tri Winarno menyebut sedikitnya tujuh jabatan eselon II masih kosong. Mayoritas jabatan tersebut merupakan posisi kepala dinas.

Jabatan yang kosong antara lain Kepala Satpol PP-Damkar, Kepala BKPSDM, Kepala Dinkopdag, Kepala Dinpermasdes, Kepala Dindukcapil, Kepala Dinperinaker, serta Kepala Dinas Sosial. 

Tri Winarno menjelaskan, pengisian JPTP kali ini tidak lagi dilakukan melalui mekanisme lelang jabatan. Pemkab Temanggung menggunakan sistem manajemen talenta yang telah mulai diterapkan tahun ini.

Dalam sistem tersebut, data mengenai kemampuan dan kapasitas ASN akan dipetakan untuk melihat potensi serta kesesuaiannya dengan kebutuhan organisasi.

"Yang menentukan sekarang dirinya sendiri. Karena ini sudah tersistem. Kami hanya memantau apa yang ada di sistem," jelas Winarno.

Ia berharap penerapan manajemen talenta dapat menghasilkan penempatan pejabat sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. "Semoga right man on the right place. Dan itu yang pasti dilakukan Pak Bupati," tandasnya. (dev/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
lelang jabatan Agus Setyawan kepala opd Manajemen Talenta Bupati Temanggung