RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Kondisi armada pengangkut sampah milik Pemerintah Kabupaten Temanggung membutuhkan pembaruan. Dari 12 truk sampah yang saat ini masih beroperasi, rata-rata kondisinya sudah rusak.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei mengatakan, armada tersebut sudah digunakan sejak beberapa tahun lalu. Hingga kini belum mendapat pengadaan kendaraan baru dalam waktu cukup lama.
“Yang sedang beroperasi sekarang itu 12. Tapi kondisinya rata-rata sudah rusak berat,” kata Dwi saat dihubungi, Jumat (11/9/2026).
Armada truk sampah yang ada, merupakan pengadaan sekitar 2018. Ketika itu pengelolaan persampahan masih berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
Sejak saat itu, belum ada pengadaan baru untuk menggantikan kendaraan yang sudah tua. Kondisi serupa juga terjadi pada kendaraan roda tiga, yang digunakan untuk mengangkut sampah dari gang-gang atau akses jalan yang lebih sempit.
“Sudah beberapa tahun itu kita tidak pernah ada pengadaan truk maupun roda empat maupun roda tiga. Termasuk yang roda tiga, tidak ada pengadaan sama sekali sejak 2018,” ujarnya.
Dwi mengatakan, kondisi ini membuat kebutuhan pembaruan armada menjadi semakin mendesak.
Namun, ia menyebut pemerintah daerah kini telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana pengangkutan sampah. Pengadaan kendaraan baru direncanakan masuk dalam anggaran perubahan tahun ini. Itu juga kembali disiapkan dalam perencanaan 2027.
“Insyaallah itu akan ada di tahun perubahan tahun ini dan tahun 2027. Ini luar biasa karena sudah beberapa tahun kita tidak pernah ada pengadaan,”katanya.
Kendati demikian, Dwi belum dapat memastikan jumlah kendaraan yang akan diberikan. Perhitungan kebutuhan armada masih dilakukan dan pembahasannya untuk pengadaan 2027 diperkirakan berlangsung hingga Oktober.
“Kami masih menghitung. Yang pasti kami ada untuk itu. Dari tidak ada menjadi ada itu sudah kami syukuri. Cuma berapa unitnya masih kita hitung,”jelasnya.
Ia berharap, tambahan armada nantinya dapat memperkuat pelayanan
pengangkutan sampah. Baik menggunakan kendaraan roda empat untuk wilayah dengan akses jalan lebih besar, maupun kendaraan roda tiga yang dapat menjangkau gang-gang sempit.
DPRKPLH juga mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan pembaruan armada persampahan. Terlebih, selama ini sektor tersebut dinilai belum mendapatkan pengadaan baru.
"Kami banyak mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati. DPRKPLH memang baru diperhatikan terkait pengadaan roda empat dan roda tiga,"tandas Dwi Sukarmei. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo