RADARMAGELANG.ID, Temanggung — Kehadiran polisi di sekolah biasanya identik dengan sosialisasi tertib lalu lintas, kenakalan remaja, atau razia kedisiplinan siswa. Namun, pemandangan berbeda terlihat di SMK HKTI Temanggung, Kamis (10/9).
Alih-alih memberikan imbauan soal pelanggaran hukum, sejumlah personel Polres Temanggung justru masuk ruang kelas untuk mengajarkan pelajar memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI).
Kabag SDM Polres Temanggung Kompol Yonatan Saroji, mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan edukasi yang relevan. Yakni dengan perkembangan teknologi kepada generasi muda.
"Sebanyak 248 siswa berhasil menyelesaikan pelatihan dengan baik dan berhak mendapatkan sertifikat Paham AI," ujarnya usai pelatihan.
Materi pelatihan dikemas secara interaktif agar mudah diterima para siswa. Pelajar diperkenalkan pada pemanfaatan AI. Termasuk untuk membantu kegiatan belajar, mengerjakan tugas, hingga membuat desain.
Tidak hanya soal cara menggunakan teknologi, siswa juga diberikan pemahaman mengenai etika digital. Penggunaan AI diarahkan agar tetap produktif dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun penyalahgunaan teknologi. “Pelatihan ini supaya siswa produktif dalam hal positif. Karena teknologi semakin berkembang dan siswa tidak menyalahgunakannya,” kata Yonatan.
Yonatan berharap, pelatihan AI dapat mendorong pelajar menjadi pengguna teknologi yang cerdas sekaligus bertanggung jawab. Sementara itu, Hendry, salah satu siswa kelas XII, sempat mengira kedatangan polisi ke sekolah berkaitan dengan kegiatan razia atau sosialisasi lalu lintas.
"Awalnya kami kira kalau polisi datang ke sekolah pasti mau razia rambut atau sosialisasi lalu lintas saja. Ternyata mengajarkan kami cara menggunakan AI untuk membantu mengerjakan tugas dan membuat desain," katanya.
Menurut Hendry, cara penyampaian materi yang santai membuat siswa lebih mudah mengikuti pelatihan. Pengetahuan ini bermanfaat sebagai bekal menghadapi dunia kerja."Ilmunya sangat bermanfaat buat kami sebagai persiapan masuk dunia kerja nanti," imbuhnya.
Pelatihan ini sekaligus menunjukkan pendekatan berbeda yang dilakukan Polres Temanggung. Terutama dalam membangun kedekatan dengan kalangan pelajar. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo