Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Komisi B DPRD Temanggung Temukan Drainase Tak Berfungsi Maksimal, Percepat Kerusakan Jalan Muntung-Jumprit

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 17 Juni 2026 | 18:28 WIB
Komisi B DPRD Temanggung menemukan drainase yang lebih tinggi dibanding bahu jalan dan membahayakan di ruas Jalan Muntung-Jumprit. (Istimewa)
Komisi B DPRD Temanggung menemukan drainase yang lebih tinggi dibanding bahu jalan dan membahayakan di ruas Jalan Muntung-Jumprit. (Istimewa)

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Komisi B DPRD Kabupaten Temanggung mendapati temuan kondisi saluran drainase di ruas Jalan Muntung–Jumprit tidak berfungsi maksimal. 

Posisi drainase lebih tinggi dibanding bahu jalan. Kondisi itu dinilai membahayakan dan berpotensi mempercepat kerusakan infrastruktur.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Temanggung, Mahzum, mengatakan temuan tersebut menjadi perhatian serius.

Lantaran fungsi utama drainase untuk mengalirkan air hujan dikhawatirkan tidak berjalan optimal.

Baca Juga: Keterlambatan Dana MBG Disoal, Wakil Ketua DPRD Tunggul Purnomo Minta Penyaluran Tidak Ganggu Penerima Manfaat di Temanggung

“Kalau posisi drainase lebih tinggi dari bahu jalan, air tidak bisa masuk secara maksimal ke saluran. Akibatnya air menggenang di permukaan jalan,” ujarnya Rabu (17/6/2026).

Mahzum menyebut, genangan yang terjadi terus-menerus dapat mempercepat kerusakan konstruksi jalan.

Air yang tertahan di badan jalan berisiko meresap ke lapisan perkerasan. Hal itu memicu retak, pengelupasan aspal, bahkan muncul lubang yang membahayakan pengguna jalan.

"Komisi B menilai persoalan ini perlu segera ditangani sebelum menimbulkan biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari," tegasnya.

Sementara anggota Komisi B DPRD Temanggung, Elynawati menambahkan, titik drainase yang menjadi sorotan berada di dua lokasi.

Yakni dengan total panjang sekitar 100 meter. “Kami melihat ada dua titik yang perlu perhatian karena fungsi drainasenya belum maksimal. Ini harus segera dievaluasi,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Temanggung. Melalui organisasi perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Elynawati mengatakan, komisi B juga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh.

Mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan. Agar sistem drainase benar-benar mampu mengalirkan air secara optimal.

"Jadi perbaikan drainase bukan sekadar menyelesaikan genangan. Tetapi juga menjadi langkah penting menjaga umur layanan Jalan Muntung–Jumprit. Sehingga tidak cepat rusak dan tetap aman dilalui masyarakat," katanya. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#komisi B DPRD Temanggung #drainase tak berfungsi maksimal #jalan muntung jumprit #Elynawati