Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Harga Daging Sapi Tembus Rp 145 Ribu per Kg, Pedagang Pasar Kliwon Temanggung Keluhkan Penjualan Turun 50 Persen

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 17 Juni 2026 | 18:22 WIB
Pedagang daging sapi di Pasar Kliwon Temanggung saat menunggu pembeli di lapaknya, Rabu (17/6/2026). (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)
Pedagang daging sapi di Pasar Kliwon Temanggung saat menunggu pembeli di lapaknya, Rabu (17/6/2026). (Devi Khofifatur Rizqi/Jawa Pos Radar Magelang)
 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Pedagang daging sapi di Pasar Kliwon Temanggung mengeluhkan harga daging sapi yang meloncak tajam. Per Rabu (17/6/2026) harganya mencapai Rp 145 ribu per kilogram.

Padahal untuk kondisi normal, harganya berkisar Rp 135 ribu per kilogram. Kondisi ini membuat para pedagang dilema. Lantaran jika menaikkan harga diprotes pembeli.

"Sebenarnya mau menaikkan harga. Tapi ya keadaan seperti ini. Semua barang naik. Kita (pedagang) mau menaikkan harga daging sapi tetap melihat situasi," ungkap Dona, salah satu penjual daging sapi di Pasar Kliwon Temanggung, Rabu (17/6/2026).

Dona menyebut, kenaikan harga daging sapi tertinggi terjadi pada momen Lebaran, berkisar Rp 165 ribu per kilogram.

Baca Juga: Harga Daging dan Telur Naik Signifikan di Pasar Tradisional Temanggung, Pasokan Aman

Ia kerap mendapat protes dari pembeli saat harga naik. Menurutnya, kenaikan dipicu oleh harga sapi dan karkas yang ikut melonjak.

Akibat terbatasnya pasokan ternak di tingkat hulu. Meski demikian, pedagang memilih tidak menaikkan harga terlalu tinggi karena kondisi pasar sedang lesu.

"Kadang pembeli itu tidak mau tahu. Mintanya harga normal, padahal kondisinya lagi langka sapi pasca Iduladha itu. Apalagi banyak yang kena PMK. Penjualan ini saja sudah turun 50 persen," ujarnya.

Dona berharap, pemerintah daerah segera turun tangan. Termasuk mengecek kondisi lapangan dan ketersediaan stok sapi untuk dijual.

Pedagang lainnya, Mega, menyebut, harga sapi di tingkat pemasok mengalami kenaikan hingga Rp 3 juta sampai Rp 5 juta per ekor.

Kondisi itu membuat biaya produksi meningkat dan stok daging menjadi lebih terbatas. "Kalau saya ya mengurangi stok daging. Jadi menurun penjualannya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pengelolaan Pasar Daerah Temanggung, Aditya Hendy Kurniawan, memastikan harga daging sapi di Pasar Kliwon saat ini masih relatif stabil. Yakni berada di angka Rp145 ribu per kilogram.

Ia memastikan pasokan daging di pasar masih aman. Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Untuk stok masih tersedia. Masyarakat tidak perlu panik karena pasokan daging sapi di Pasar Kliwon masih aman,” ujarnya.

Aditya menyebut, para pedagang juga berupaya menahan laju kenaikan harga. Sehingga tetap dapat dijangkau masyarakat dan aktivitas perdagangan tetap berjalan.

"Kami juga berusaha agar harga daging ini tetap stabil," tandasnya. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#harga daging melonjak #pembeli sepi #Pasar Kliwon Temanggung