Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Rawat Inap Puskesmas Wonoboyo Diperluas Telan Rp 4,6 Miliar, Pangkas Jarak Layanan Kesehatan Warga Temanggung Utara

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 8 Juni 2026 | 18:09 WIB
Bupati Temanggung Agus Setyawan meletakkan batu pertama pembangunan ruang rawat inap Puskesmas Wonoboyo, Senin (8/6/2026). (Istimewa)
Bupati Temanggung Agus Setyawan meletakkan batu pertama pembangunan ruang rawat inap Puskesmas Wonoboyo, Senin (8/6/2026). (Istimewa)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Pemerintah Kabupaten Temanggung memperluas fasilitas ruang rawat inap di Puskesmas Wonoboyo.

Dengan perluasan itu, masyarakat di wilayah utara Kota Tembakau mendapat layanan kesehatan yang lebih dekat dan nyaman.

Perluasan fasilitas tersebut menggunakan anggaran Rp4,6 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Upaya ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan warga terhadap layanan kesehatan di pusat kota. Itu sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan di kawasan pegunungan Temanggung.

Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, pembangunan ruang rawat inap baru merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Khususnya yang tinggal di wilayah terpencil.

Baca Juga: Tingkatkan Transformasi Layanan Kesehatan, Puskesmas Sapuran Luncurkan Sahabat Mas Pur dan Buka Rawat Jalan

"Ini salah satu ikhtiar dari Pemkab Temanggung. Supaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan dapat terpenuhi secara layak," katanya Senin (8/6/2026).

Menurutnya, Puskesmas Wonoboyo selama ini menjadi fasilitas kesehatan utama bagi masyarakat Kecamatan Wonoboyo, Tretep, hingga sebagian wilayah Candiroto. Namun, keterbatasan ruang perawatan membuat pelayanan belum maksimal.

Agus mengaku, menerima banyak keluhan masyarakat saat masih menjabat sebagai Kepala Desa Campurejo, Kecamatan Tretep.

Bahkan, dalam satu kamar rawat inap sering kali harus menampung hingga empat pasien. Lantaran minimnya ketersediaan tempat tidur.

"Kondisi seperti ini tentu kurang ideal. Karena itu perluasan menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman dan manusiawi," ujarnya.

Sementara Kepala Desa Kebonsari, Adi Pujiantoro, akan mengawal pembangunan ruang rawat inap.

Menurutnya, warga telah lama menantikan realisasi penambahan ruang perawatan sejak usulan pertama kali diajukan pada 2023.

Selama ini, kata dia, masyarakat kerap mengeluhkan sempitnya ruang rawat inap yang berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit. Utamanya, saat terjadi lonjakan kasus penyakit musiman.

"Karakteristik penyakit di sini sering kali musiman seperti batuk dan pilek. Kalau satu ruangan diisi terlalu banyak pasien tentu risikonya lebih tinggi," jelasnya.

Adanya penambahan kamar di puskesmas. Adi berharap, masyarakat bisa mendapatkan perawatan yang lebih nyaman. Ia berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

"Jadi keberadaan fasilitas baru ini juga diyakini akan meringankan beban ekonomi warga. Karena pasien yang membutuhkan perawatan tidak lagi harus dirujuk ke pusat kota Temanggung," tambah Adi. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#puskesmas wonoboyo diperluas #Bupati Temanggung Agus Setyawan #layanan kesehatan