RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tlogorejo 01, Kabupaten Temanggung, hingga kini belum keluar.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung masih menunggu hasil resmi dari laboratorium terkait.
Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung Tri Winarno mengatakan, proses uji laboratorium membutuhkan waktu cukup lama. Hal itu untuk memastikan hasil pemeriksaan benar-benar akurat.
“Belum keluar hasil laboratoriumnya. Kemungkinan 2–3 minggu,” ujarnya Minggu (31/5/2026).
Baca Juga: SPPG Tlogorejo 01 Temanggung Minta Maaf, Tanggung Biaya Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG
Winarno menambahkan, hasil uji tersebut diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi terhadap keamanan pangan dalam program pemenuhan gizi di daerah.
Sebelumnya, sampel makanan dari SPPG Tlogorejo telah dikirim ke pengujian pasca peristiwa pada Kamis (21/5/2026).
Sampel tersebut diperiksa di laboratorium guna memastikan kualitas dan keamanan konsumsi.
Kendati demikian, Winarno memastikan, kondisi para korban yang sebelumnya diduga terdampak keracunan makanan sudah kembali beraktivitas normal. “Untuk para korban sudah beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Sebelumnya, pemerintah daerah dan pihak terkait telah melakukan penanganan serta pemantauan terhadap kejadian dugaan gangguan kesehatan yang sempat muncul dalam distribusi makanan tersebut.
SPPG Tlogorejo juga ditutup sementara sampai waktu yang belum ditentukan.
Pemkab Temanggung menegaskan masih menunggu hasil resmi laboratorium sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Termasuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan pengawasan makanan dalam program tersebut. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo