Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Begini Kondisi Bagian Dalam Tenda Glamping Saat Empat Wisatawan Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Meninggal di Posong Temanggung

H. Arif Riyanto • Kamis, 28 Mei 2026 | 13:23 WIB
Kondisi empat wisatawan satu keluarga asal Ambarawa yang meninggal di dalam tenda glamping di salah satu objek wisata di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. (FOTO ISTIMEWA)
Kondisi empat wisatawan satu keluarga asal Ambarawa yang meninggal di dalam tenda glamping di salah satu objek wisata di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. (FOTO ISTIMEWA)

RADARMAGELANG.ID, Temanggung—Seperti apa kondisi empat wisatawan satu keluarga asal Ambarawa yang meninggal di dalam tenda glamping di objek wisata Posong Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung?

Dari foto yang diperoleh Radarmagelang.id, keempatnya tidur dalam satu tenda glamping warna coklat.

Mereka tidar dalam tiga kasur busa yang dijajar.

Kasur paling kiri ditiduri satu orang.

Kasur tengah satu orang, sedangkan kasur paling kanan dua orang.

Kasur kanan dan kiri dengan sprei warna coklat.

Baca Juga: Saat Ditemukan Meninggal di Tenda Glamping di Tlahab, Kledung, Temanggung, Tangan Keempat Korban Menggenggam

Sedangkan kasur tengah yang diduga tambahan dengan alas motif kotak-kotak.

Polisi sendiri sudah memeriksa saksi-saksi dari pengelola objek wisata tersebut.

Mereka yang melaporkan kejadian itu, dan tiga pegawai yang menerima saat keempat korban check in dan pegawai yang kali pertama menemukan para korban meninggal di dalam tenda.

Saksi yang diminta keterangan di antaranya Anas Mustafirin, 22.

Dia adalah pegawai objek wisata yang sekitar pukul 09.00 mengantarkan makan pagi ke tenda korban.

Namun saat ia mengatakan "Sarapanya Pak,"tidak ada jawaban dari dalam tenda.

Ia pun meletakkan sarapan itu di teras glamping.

Nah, sekitar pukul 11.30, Anas datang kembali ke tenda untuk melakukan bersih-bersih karena sudah mendekati waktu check  out.

Anas sempat menyapa tamunya itu dari luar tenda, namun tidak ada jawaban.

Saat itu, Anas masih berpikiran positif, dan tak menduga kalau tamunya itu sudah meninggal.

Baca Juga: Empat Wisatawan Satu Keluarga Asal Ambarawa Meninggal di Tenda Glamping Objek Wisata di Temanggung

Selanjutnya, sekitar pukul 15.45, pegawai lainnya yang juga menjadi saksi, Zaki Ambali, 23, kembali mendatangi tenda.

Ia pun penasaran kenapa para korban tak kunjung keluar tenda.

Zaki lantas membuka tenda glamping tersebut.

Alangkah terkejutnya Zaki melihat empat tamunya yang berada di dalam tenda sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Dengan panik, Zaki memberitahu kru lainya dan mengecek kembali ke dalam tenda  untuk memastikan kondisi para korban.

Ternyata  benar empat orang yang berada di dalam tenda sudah tak bernyawa. 

Hingga kini penyebab pasti meninggalnya empat wisatawan dalam satu keluarga ini masih dalam penyelidikan.

Namun dugaan kuat, para korban meninggal akibat mengonsumsi makanan yang dibawa sendiri.

Terbukti, berdasarkan info awal dari tim medis, mulut keempat korban berbusa dan hipotermia.

Keempat korban itu terdiri atas ayah, ibu dan dua anak.

Yakni, Muhamad Ali Munawar, 52, (ayah), Maghfirah, 43, (ibu) dan dua anak laki-laki, yakni AEH, 16, dan Bagas Amar Hakiki, 21.

Semua korban warga Dusun Temenggungan RT 001 RW 003 Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. (aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#ambarawa #Wisatawan #keracunan #meninggal #Posong