RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Sedikitnya 40 saudagar di Kabupaten Temanggung menerima bantuan permodalan produktif dalam program Zmart Baznas.
Program ini diharapkan menjadi pendongkrak perekonomain agar penerima bisa menjadi muzakki.
Ketua Baznas Temanggung, Mansur Asnawi, mengatakan, Zmart merupakan program pemberdayaan ekonomi.
Fokusnya pada pengembangan warung milik mustahik.
Tahun ini, ada 40 saudagar yang menerima bantuan.
Mereka tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Temanggung.
Masing-masing menerima Rp 8 juta dalam bentuk alat perlengkapan warung dan barang, serta mendapat pelatihan.
"Kuotanya tahun ini 40 penerima, dari Baznas RI ada 30 saudagar lalu dari Baznas kabupaten 10 saudagar," katanya usai penyerahan bantuan di Balai Desa Kutoanyar, Kedu, Rabu (29/4/2026).
Mansur menambahkan, sebelumnya para penerima telah diseleksi dan diverifikasi.
Hal tersebut guna memastikan agar saudagar yang mendapat bantuan tepat sasaran.
"Kategori penerima memang miskin fakir. Harapannya ke depan mereka bisa naik dari mustahik menjadi muzakki," tambahnya.
Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat, mengatakan, terdapat pendampingan dan pengawasan mengenai pelaksanaan program Zmart.
Pihaknya juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui dinas UKM.
"Ada petugas pendampingnya dari Baznas. Mereka nantinya memonitor mengenai perkembangan program Zmart di masing-masing saudagar," katanya.
Sementara itu, Sekda Temanggung Tri Winarno menyambut baik sinergitas ini.
Pihaknya berupaya untuk mengembangkan UKM agar mendongkrak perekonomian di Temanggung.
"Insyaallah nanti akan kita kembangkan. Jadi ini upaya kita untuk perbaikan ekonomi di Kabupaten Temanggung ini. Dari (usaha kecil mikro/UKM) kecil, insyaallah menjadi besar," harapnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo