Efisiensi Anggaran, Bupati Temanggung Agus Setyawan Ngantor Pakai Sepeda Motor

Devi Khofifatur Rizqi • Dipublikasikan Senin, 6 April 2026 | 15:43 WIB
Bupati Temanggung Agus Setyawan memboncengkan istrinya Panca Dewi mengendarai sepeda motor saat menjalankan tugas kedinasan di wilayah dalam kota Temanggung. (Istimewa)
Bupati Temanggung Agus Setyawan memboncengkan istrinya Panca Dewi mengendarai sepeda motor saat menjalankan tugas kedinasan di wilayah dalam kota Temanggung. (Istimewa)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Langkah nyata efisiensi anggaran ditunjukkan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Temanggung. 

Bupati Agus Setyawan memutuskan untuk mulai menggunakan sepeda motor dalam menjalankan tugas kedinasan di wilayah dalam kota Temanggung.

Hal itu terlihat datang ke acara peresmian rumah terapi di kantor Dinsos pada Senin (6/4/2026).

Keputusan ini diambil sebagai bentuk keprihatinan. Sekaligus respons terhadap kondisi anggaran daerah yang dinilai sangat terbatas. Agus menjelaskan, penggunaan sepeda motor merupakan strategi sederhana.

Langkah ini dinilai efektif untuk menekan pengeluaran bahan bakar minyak (BBM) yang bersumber dari APBD.

Baca Juga: Belanja Pegawai Temanggung Tembus 36 Persen, Bupati Agus Terapkan Efisiensi Anggaran

Menurutnya, setiap penghematan sekecil apa pun sangat berarti di tengah pengetatan anggaran saat ini.

"Anggaran kita sudah terbatas sekali. Maka kita harus mengurangi kegiatan yang sifatnya pemborosan. Salah satunya, mulai hari ini (kemarin, Red) untuk kegiatan di dalam kota Temanggung, insyaallah saya akan pakai kendaraan roda dua," ujarnya.

Agus menyebut, efisiensi ini merupakan langkah konkret untuk menekan pengeluaran serendah mungkin.

"Kalau mau irit banget ya jalan kaki. Tapi paling tidak, yang awalnya keluar biaya Rp 100  ribu bisa jadi Rp 50 ribu, atau bahkan jadi Rp 10 ribu. Itu sudah bentuk efisiensi yang nyata bagi APBD kita," tambahnya.

Selain demi penghematan, kebijakan ini tidak membebani dirinya. Lantaran ia memang memiliki hobi berkendara motor.

Kendati demikian, bupati memberikan kebebasan bagi para kepala dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengikuti langkahnya.

Ia juga tetap mempertimbangkan kondisi geografis masing-masing pejabat.

"Teman-teman (kepala dinas) yang mau mengikuti silakan. Namun saya paham, masing-masing punya pertimbangan jarak, apalagi yang rumahnya jauh dari ibu kota kabupaten atau di kecamatan yang belum ter-cover transportasi umum," jelasnya.

Meski sedang gencar melakukan efisiensi anggaran dan menerapkan sistem kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi sebagian ASN sesuai edaran menteri, bupati menjamin layanan publik tidak akan kendor.

Sektor-sektor vital seperti rumah sakit, pemadam kebakaran, Dukcapil, hingga Satpol PP tetap beroperasi secara tatap muka.

Begitu pula dengan para pimpinan wilayah seperti camat, lurah, dan kepala desa yang diinstruksikan untuk tetap bersiaga di kantor masing-masing.

"Intinya layanan publik tetap berjalan. Kita efisien di sisi anggaran dan transportasi, tapi pelayanan kepada masyarakat harus tetap maksimal," tandas Agus. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
mengendarai sepeda motor lingkup dalam kota temanggung Bupati Temanggung Agus Setyawan efisiensi anggaran